Aktivitas Industri Kecil di Daerah Terpukul Pemadaman Listrik
Metrotvnews.com, Jakarta: Pemadaman listrik bergilir yang dilakukan PLN beberapa bulan terakhir telah mengganggu aktivitas berbagai usaha dan industri kecil di daerah. Antara lain di Pekanbaru, Riau; Medan, Sumatra Utara dan Bone, Sulawesi Selatan.
Pemadaman listrik bergilir di Pekanbaru membuat aktivitas warga terganggu, khususnya para pedagang kecil, yang banyak beroperasi malam hari. Para pedagang terpaksa menggunakan lilin dan dan lampu minyak sebagai alat penerang.
Menurut Firman, salah seorang pedagang, pemadaman listrik yang dilakukan kini tinggal tiga jam sehari. Semula, pemadaman bahkan mencapai empat hingga 12 jam sehari.
Krisis listrik yang terjadi di Pekanbaru telah berlangsung enam bulan. Menurut PLN, pemadaman terjadi akibat kerusakan pada beberapa pembangkt listrik yang ada. Pembangkit yang memasok kebutuhan listrik di Riau, antara lain, PLTA Koto Panjang, PLTU Ombilin, PLTU Bukit Asam, PLTU Tarahan dan PLTG Borang.
Pemadaman listrik bergilir juga dialami industri konveksi di Medan, Sumatra Utara. Akibatnya, mereka banyak kehilangan omset. Jika listrik normal industri konfeksi bisa menyelesaikan jahitan 100 potong sehari. Kini, dengan adanya pemadaman bergilir mereka hanya bisa menyelesaikan 15 potong jahitan sehari.
Khusus para pekerja industri konfeksi mereka lebih kecewa. Karena upah mereka menjadi berkurang. Para pekerja koneksi ini berharap pemerintah segera mengatasi kondisi ini.
Di Bone, Sulawesi Selatan, pemadaman listrik bergilir yang telah berlangsung dua bulan merugikan usaha warnet. Salah seorang pemilik warnet, Yahruddin, mengaku sangat merugi akibat pemadaman listrik. Pada kondisi listrik normal ia rata-rata mendapatkan penghasilan Rp 300 ribu per hari. Kini hanya meraih Rp 50 ribu per hari. Ia berharap PLN segera mengatasi kondisi ini. (DOR)



