Metrotvnews.com, Pinrang: Ratusan calon pegawai negeri sipil (CPNS) daerah Pinrang, Sulawesi Selatan, berunjuk rasa ke Kantor Bupati dan DPRD Pinrang, Selasa (10/11). Ini karena ijazah diploma mereka dari dua sekolah tinggi agama Islam, Darud Dawah Wal-irsyad dan ST Kip DDI Pinrang, tidak diterima panitia penerimaan CPNS. Alasan panitia tidak ada formasi diploma dua PGSDI (termasuk pendidikan guru sekolah dasar Islam) dalam penerimaan PNS tahun ini. Demonstran menilai kebijakan ini diskriminatif karena kabupaten lain masih mengakomodir alumni PGSDI. Sementara, Sekretaris Daerah Pinrang Ruslan Hanafi mengatakan, ijazah PGSDI tidak diterima sesuai petunjuk pemerintah pusat melalui Badan Kepegawaian Daerah Pinrang. Pengunjukrasa juga memprotes sikap panitia yang menolak berkas pelamar perempuan yang melampirkan foto berjilbab. Akibat desakan ini, panitia menganulir kebijakan, kecuali bagi yang menggunakan cadar.(DSY)