Puluhan Mahasiswa KAMMI Sumsel Dicokok
Metrotvnews.com, Palembang: Puluhan mahasiswa dari Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Sumatra Selatan dicokok polisi karena berunjuk rasa di taman fly over di Jalan Demang Daun Lebar, Palembang, Selasa (9/2). Ruas jalan itu sedianya dilewati Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang menghadiri Hari Pers Nasional di Hotel Arya Duta, Palembang.
Para pengunjuk rasa dipaksa minggir oleh puluhan polisi berpakaian preman. Polisi juga menyobek dan menyita surat terbuka yang rencananya diberikan kepada Presiden. Beberapa alat peraga, termasuk kerbau disita. Beberapa mahasiswa dipaksa memperlihatkan Kartu Tanda Mahasiswa.
Meski memperlihatkan KTM, seluruh mahasiswa tetap digiring ke Markas Kepolisian Kota Besar Palembang. Kapoltabes Palembang Komisaris Besar Polisia Luky Hermawan mengatakan, unjuk rasa ini seharusnya dilaksanakan di Bundaran Air Mancur dan bukan Jalan Demang Lebar Daun.(****)




bravo kawan-kawan KAMMI! kita selesaikan segala keterkungkungan rezim penguasa, rakyat bangga dengan kalian, mahasiswa adalah satu darah dengan rakyat. kita ganyang para oknum polisi yang tidak kooperatif!
Saya yakin kalau teman-teman dari kami akan melaksanakan demo dengan damai. Karena itulah ciri khas mereka. Lha... polisinya saja yang membuat semuanya jadi terlihat serba kacau dan mengatakan kalau kekacauan itu akibat perbuatan mahasiswa. Licik...licik sekali
aparat harusnya lebih berperikemanusiaan. masa' pembela rakyat diseret & ditendang? polisi pelindung rakyat atau penguasa?
Aparat tetap alat kekuasaan. TEMAN2 MAHASISWA TETAPLAH UNTUK RAKYAT.
awas bahaya laten "virus orba" kembali menjadi penguasa Indonesia