Golkar: Kasus Century Melawan Hukum
Metrotvnews.com, Jakarta: Fraksi Partai Golongan Karya (FPG) menyampaikan padangan awal berkaitan dengan kasus Bank Century. Hal itu disampaikan anggota FPG di Panitia Khusus Hak Angket DPR untuk kasus Bank Century, Agun Gunarsa di hadapan rapat Pansus Century, gedung DPR/MPR, Jakarta, Senin (8/2).
FPG berpandangan kasus Bank Century adalah perbuatan berlanjut yang melawan hukum oleh pemilik bank bersama pihak lainnya dengan melibatkan oknum pejabat otoritas moneter dan oknum pejabat otoritas fiskal yang merugikan keuangan negara. Modus operandi kasus ini dengan pemberian fasilitas permodalan jangka pendek dan penyertaaan modal sementara yang dalam pelaksanaannya diduga kuat telah melanggar atau melawan hukum dan merugikan negara.
Agar kasus ini tak terulang di masa mendatang, FPG menyatakan dibutuhkan penguatan kelembagaan di sektor perbankan dan keuangan serta meningkatkan kualitas pengawasan perbankan dan jasa keuangan lainnya. Juga penyusunan protokol manajemen krisis yang lebih permanen dan pemberlakuan prinsip reward dan punishment yang tepat dalam industri perbankan.
FPG juga melihat diperlukan percepatan pembentukan Undang-udang otoritas jasa keuangan, UU jaring sistem keuangan serta diperlukan amendemen UU Bank Indonesia dan UU Nomor 10 Tahun 1998 tentang perbankan yang lebih orientasi pada penguatan industri perbankan dan keuangan nasional. Semua itu ditujukan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.(BEY)




Saya tidak mengerti mengapa Presiden malah membentuk Satgas Markus dibanding kasus Century. Atau agar kasus century lenyap dari perhatian rakyat ? Untuk menghindari dugaan-dugaan negatif dari rakyat yang bisa menurunkan credilitas Presiden SBY , sebaiknya dengan tegas dan cepat menyelesaikan kasus Century. Bila tidak akan mempengaruhi perjalanan SBY dalam pemerintahannya sampai akhir masa jabatannya . Dan sejarah akan mencatat hasil kinerja etiap pemimpin negeri ini. Jadi untuk apa jadi Presiden ? Mengumpulkan uang dan kekayaan , Jabatan tinggi agar dihormati atau mengabdi untuk negri agar mendapatkan arti hidup atau nilai harga diri yang jauh lebih berharga dibandingkan pangkat dan kekayaan ?
kita harus belajar dari masa lalu, orang yang bodoh yang terperosok dilubang yang sama itu seperti keledai. karenanya kita harus hati-hati dalam mengambil suatu kesimpulan. kita dalam mengungkap skandal century harus berdasarkan data-data dan fakta-fakta yang benar. jangan tergesa-gesa karena tergesa-gesa adalah perbuatan syaitan.tegakan keadilan walau nyawa menjadi taruhan.berjuang samapai titik darah penghabisan. rakyat sudah jenuh dengan semua ini. rakyat butuh kejelasan sejelas-jelasnya.berjuang untuk rakyat indonesia jangan untuk segelintir kecil rakyat saja yang menikmati kemakmuran. uang rakyat harus dikembalikan kerakyat indonesia.
simpatisan demokrat..wis do kapok po???????????? dasar gendeng diajak diskusi malah minggat..ndelik kabeh?
maling-maling century harus diadili seadil adilnya. rakyat kecil saja yg cuma mencuri kapuk dihukum apa lagi yang samapai milyaran juta. tolong yang terhormat para penegak hukum "tegakan keadilan di bumi Indonesia ini setegak-tegaknya, jangan pandang bulu".
beeeeetttttuuuuuuuuuuulllll