Metrotvnews.com, Jakarta: Pemimpin Media Group, Surya Paloh, menemui Ketua MPR Taufik Kiemas di Gedung MPR, Jakarta, Senin (8/2) pagi. Kedatangannya itu untuk memenuhi undangan Taufik Kiemas guna membahas sosialisasi empat pilar Indonesia, yakni Pancasila, Undang Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika. Surya Paloh hadir ditemani sejumlah politisi Golkar, seperti Jeffrie Geovani, Syamsul Mu'arif, Ferry Mursidan Baldan, dan Enggartiasto Lukito. Menurut Surya Paloh, sosialisasi itu harus menampilkan seorang pemimpin formal maupun informal. Pemimpin itu harus dapat memberikan keteladanan bukan produk perundangan. (***)
penurut pandangan kami : negeri ini semakin tua semakin menerangkan tabeat dan sipat manusia yang selalu yang ingkar akan kuasa Ulahi, hal inipun tertandakan bencana dan malapetaka alam yang itu semua untuk dibaca dan dipahami secara aqli dan imani. Nuansa politik duniapun turut serta merontah bak Tsunami petir yang alami. Pemimpin yang adil hendaknya berkata kstaria dan bijak untuk mengatakan yang benar adalah benar (Kulil Haqqa walaukaa namurron). Mari kita bersihkan hati dari rasa dendam, mari kita perbaiki newgeri ini dari Kezhaliman, mari kita tanya dengan nyrani kita masing-masing. Jangan ada dusta antara kita. Merdeka.
Mangudel, setuju dangan kerisauan yang anda rasakan dan saya yakin anda seorang yang jujur, namun ada satu hal yang perlu anda ketahui bahwa politisian di Indonesia diragukan kredibilitas mereka, untuk itu pernah diteliti untuk mendapatkan 250 politisian terbaik (the best among the worst) dan SURYA PALOH tidak termasuk The Best among the worst...
Pertemuan tsb sangat baik sekali, mengingat pengelolaan negara saat ini sudah mendekati absurd....Pemerintah hanya bisa membentuk pencitraan doang....Bung Surya, perjuangan anda kami dukung demi meingkatkan citra yang lebih baik dan terbuka...tidak ada dusta2an lagi.....
penurut pandangan kami : negeri ini semakin tua semakin menerangkan tabeat dan sipat manusia yang selalu yang ingkar akan kuasa Ulahi, hal inipun tertandakan bencana dan malapetaka alam yang itu semua untuk dibaca dan dipahami secara aqli dan imani. Nuansa politik duniapun turut serta merontah bak Tsunami petir yang alami. Pemimpin yang adil hendaknya berkata kstaria dan bijak untuk mengatakan yang benar adalah benar (Kulil Haqqa walaukaa namurron). Mari kita bersihkan hati dari rasa dendam, mari kita perbaiki newgeri ini dari Kezhaliman, mari kita tanya dengan nyrani kita masing-masing. Jangan ada dusta antara kita. Merdeka.
penurut pandangan kami : negeri ini semakin tua semakin menerangkan tabeat dan sipat manusia yang selalu yang ingkar akan kuasa Ulahi, hal inipun tertandakan bencana dan malapetaka alam yang itu semua untuk dibaca dan dipahami secara aqli dan imani. Nuansa politik duniapun turut serta merontah bak Tsunami petir yang alami. Pemimpin yang adil hendaknya berkata kstaria dan bijak untuk mengatakan yang benar adalah benar (Kulil Haqqa walaukaa namurron). Mari kita bersihkan hati dari rasa dendam, mari kita perbaiki newgeri ini dari Kezhaliman, mari kita tanya dengan nyrani kita masing-masing. Jangan ada dusta antara kita. Merdeka.
penurut pandangan kami : negeri ini semakin tua semakin menerangkan tabeat dan sipat manusia yang selalu yang ingkar akan kuasa Ulahi, hal inipun tertandakan bencana dan malapetaka alam yang itu semua untuk dibaca dan dipahami secara aqli dan imani. Nuansa politik duniapun turut serta merontah bak Tsunami petir yang alami. Pemimpin yang adil hendaknya berkata kstaria dan bijak untuk mengatakan yang benar adalah benar (Kulil Haqqa walaukaa namurron). Mari kita bersihkan hati dari rasa dendam, mari kita perbaiki newgeri ini dari Kezhaliman, mari kita tanya dengan nyrani kita masing-masing. Jangan ada dusta antara kita. Merdeka.
Mangudel, setuju dangan kerisauan yang anda rasakan dan saya yakin anda seorang yang jujur, namun ada satu hal yang perlu anda ketahui bahwa politisian di Indonesia diragukan kredibilitas mereka, untuk itu pernah diteliti untuk mendapatkan 250 politisian terbaik (the best among the worst) dan SURYA PALOH tidak termasuk The Best among the worst...
Pertemuan tsb sangat baik sekali, mengingat pengelolaan negara saat ini sudah mendekati absurd....Pemerintah hanya bisa membentuk pencitraan doang....Bung Surya, perjuangan anda kami dukung demi meingkatkan citra yang lebih baik dan terbuka...tidak ada dusta2an lagi.....