Suara dari Desa

Oasis / Kamis, 19 November 2009 15:22 WIB

Berangkat dari niat untuk mengabdi pada desanya, Ghofur Wahyudiono mendirikan radio komunitas. Warga desa Kaligondang, Purbalingga, Jawa Tengah ini memilih radio sebagai media karena dapat menjangkau berbagai kalangan dengan biaya yang relatif murah. Bahasan tentang narkotika, hiv-aids dan reproduksi dipilih dalam siarannnya. Topik tersebut dipilih berangkat dari sejumlah kasus yang menimpa warga Kaligondang. Warga Kaligondang banyak yang merantau dan di tempat barunya mereka kadang terseret pada kehidupan yang kurang baik. Dengan siaran itu, Ghofur ingin memberikan bekal informasi bagi warga yang hendak merantau tentang narkotika dan HIV/AIDS.


Seiring dengan berjalannya waktu, radio komunitas ini berkembang menjadi Pusat Informasi Konseling dan Kesehatan Reproduksi Remaja (PIK-KRR) Mentari. Sejumlah kegiatan seperti penyuluhan di sekolah-sekolah, pemeriksaan kesehatan, penghijauan dan lain-lain dilakukan Ghofur dan teman-temannya. Kegiatan ekonomi produktif seperti ternak kambing, lele dan penjualan pulsa juga dilakukan. Ghofur berharap dapat menciptakan peluang-peluang kerja bagi teman-temannya sehingga mereka tidak merantau.





Bookmark and Share

KOMENTAR [2]

  • teguh widiyanto, Selasa, 8-Desember-2009

    apik apik buanget maju terus pikkrr!!!!!!!!!!!!!!

  • Rizal, Sabtu, 28-November-2009

    desaku tercinta,ternyata indah sekali.....

KIRIM KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar Anda
Kode Keamanan
 

© 2004 - 2012 MetroTVNews.com All rights reserved.
Comments & suggestions please email webmetro@metrotvnews.com
FANS INGIN BARCA REKRUT GARETH BALE DARI SPURS   *   USAI DIRAWAT AKIBAT PNEUMONIA, LEGENDA SEPAK BOLA PORTUGAL EUSEBIO DIIZINKAN PULANG   *   PRESIDEN OBAMA UCAPKAN SELAMAT TAHUN BARU PADA WARGA DUNIA   *   FERGIE KECEWA MU DIKALAHKAN BLACKBURN 2-3   *   INDONESIAN POLICE CONTINGENT IN SUDAN PRESENTED FINANCIAL ASSISTANCE TO REFUGEES IN THE DARFUR REGION   *   MICHAEL ESSIEN AKAN KEMBALI BELA CHELSEA MEDIO JANUARI 2012   *   KORBAN TEWAS AKIBAT BADAI THENE DI INDIA JADI 42 ORANG   *