brantas korupsi haruslah sepunuh hati,brani,tegas karena kalau tidak demikian, maka percuma saja.maka dari itu pembrantasan korupsi di daerah harus diambil alih oleh KPK karena keberhasilan dari KPK ternyata tidak pandang bulu siapa orangnya.namun kalau bisa hukumannya diperberat min 20 thn dan tentunya rancangan UU harus dipertegas dan diperkuat lagi
ronald adipati kunjung, Kamis, 4-Februari-2010
kalau mau republik ini bersih ya periksa juga pejabat tingkat daerahnya. bagaimana mungkin kita katakan pangkas korupsi di indonesia kalau korupsi masih ada di daerah. ingat rakyat di daerah paling sengsara.
cahyo, Minggu, 24-Januari-2010
korupsi tak bisa di kikis kalo nepotisme suap masih merajalela. Jadi jangan harap korupsi hilang di Indonesia karena nepotisme suap masih merajalela. Liat aja kasus istana di penjara Artalita, sikap Menteri Pak Patrialis gimana? udah bisa ditebak kok. Hanya diturunkan jabatan Kalapas Pondok bambu. Gak bisa tegas memecat pejabat tsb. Alasannya kenapa? udah bukan rahasia lagi bagi kalangan politikus masalah suap menyuap bagian dari mereka. jadi udah bisa ketebak sikap Pak Patrialis yg cuma mencopot jabatan Kalapas lama trus diganti yg b aru, cuma gitu. gak berani pecat tuh Kalapas. Tindakan tegas tidak cukup sekedar copot jabatan. Masih ada yg lebih penting yaitu sistim pengawasan yg selama ini hanya sekedar basa basi dalam struktur organisasi atau lembaga. Sebenarnya masalah mafia peradilan, korupsi, suap, nepotisme oleh pejabat sudah diketahui hanya mereka gak berani tegas bertindak karena akan mengenai teman mereka sendiri atau saudara mereka sendiri. jadi yang harus dilakukan skrg adalah Presiden harus melakukan pembersihan pejabat2 masa Orde Baru dari pemerintahan. Mengapa pejabat2 ordebaru perlu di cuci dr pemerintahan? karena mereka telah terkena virus korupsi, suap, nepotisme sejak dulu dan terus menularkan kepada generasi baru. Lakukan Pensiun dini kepada seluruh PNS yg pernah mengabdi di jama ordebaru. Ini bisa dilakukan bertahap 20% dulu sampai 100% dari PNS yg sudah terkena virus Gila Uang yg hidup di jaman orde baru. Hanya pencucian bersih pejabat2 Orde baru yg bisa mengurangi korupsi suap nepotisme di Indonesia. Untuk masalah nepotisme sampai sekarang belum ada yg yg sukses memberantasnya padahal bibit korupsi bisa dari sini. Pejabat sekarang gak mau memberantas nepotisme karena kebanyakan mereka hidup dijamanya nepotisme jaya yaitu masa ordebaru. jadi kalo mereka memberantas nepotisme maka akan mengenai saudara-saudara keluarga teman mereka. Memang sulit memberantas semua ini dan hanya ketegasan Presiden dan bawahan-bawahannya saja yg bisa mengurangi masalah ini semua.
Bambang Gunadi, Jumat, 15-Januari-2010
Rancang UU utk para koruptor dngn hukuman minimal 20 thn max hukuman mati
brantas korupsi haruslah sepunuh hati,brani,tegas karena kalau tidak demikian, maka percuma saja.maka dari itu pembrantasan korupsi di daerah harus diambil alih oleh KPK karena keberhasilan dari KPK ternyata tidak pandang bulu siapa orangnya.namun kalau bisa hukumannya diperberat min 20 thn dan tentunya rancangan UU harus dipertegas dan diperkuat lagi
kalau mau republik ini bersih ya periksa juga pejabat tingkat daerahnya. bagaimana mungkin kita katakan pangkas korupsi di indonesia kalau korupsi masih ada di daerah. ingat rakyat di daerah paling sengsara.
korupsi tak bisa di kikis kalo nepotisme suap masih merajalela. Jadi jangan harap korupsi hilang di Indonesia karena nepotisme suap masih merajalela. Liat aja kasus istana di penjara Artalita, sikap Menteri Pak Patrialis gimana? udah bisa ditebak kok. Hanya diturunkan jabatan Kalapas Pondok bambu. Gak bisa tegas memecat pejabat tsb. Alasannya kenapa? udah bukan rahasia lagi bagi kalangan politikus masalah suap menyuap bagian dari mereka. jadi udah bisa ketebak sikap Pak Patrialis yg cuma mencopot jabatan Kalapas lama trus diganti yg b aru, cuma gitu. gak berani pecat tuh Kalapas. Tindakan tegas tidak cukup sekedar copot jabatan. Masih ada yg lebih penting yaitu sistim pengawasan yg selama ini hanya sekedar basa basi dalam struktur organisasi atau lembaga. Sebenarnya masalah mafia peradilan, korupsi, suap, nepotisme oleh pejabat sudah diketahui hanya mereka gak berani tegas bertindak karena akan mengenai teman mereka sendiri atau saudara mereka sendiri. jadi yang harus dilakukan skrg adalah Presiden harus melakukan pembersihan pejabat2 masa Orde Baru dari pemerintahan. Mengapa pejabat2 ordebaru perlu di cuci dr pemerintahan? karena mereka telah terkena virus korupsi, suap, nepotisme sejak dulu dan terus menularkan kepada generasi baru. Lakukan Pensiun dini kepada seluruh PNS yg pernah mengabdi di jama ordebaru. Ini bisa dilakukan bertahap 20% dulu sampai 100% dari PNS yg sudah terkena virus Gila Uang yg hidup di jaman orde baru. Hanya pencucian bersih pejabat2 Orde baru yg bisa mengurangi korupsi suap nepotisme di Indonesia. Untuk masalah nepotisme sampai sekarang belum ada yg yg sukses memberantasnya padahal bibit korupsi bisa dari sini. Pejabat sekarang gak mau memberantas nepotisme karena kebanyakan mereka hidup dijamanya nepotisme jaya yaitu masa ordebaru. jadi kalo mereka memberantas nepotisme maka akan mengenai saudara-saudara keluarga teman mereka. Memang sulit memberantas semua ini dan hanya ketegasan Presiden dan bawahan-bawahannya saja yg bisa mengurangi masalah ini semua.
Rancang UU utk para koruptor dngn hukuman minimal 20 thn max hukuman mati