Meraih Kejernihan
HARI ini, umat Hindu merayakan Hari Raya Nyepi. Salah satu hari raya terbesar itu dirayakan dengan keheningan dan kesunyian.
Di Bali, keriuhan yang sehari-hari menjadi keniscayaan ditinggalkan sejenak.
Semua berkontemplasi untuk menyambut dan memaknai hari Nyepi. Jalan-jalan lengang, tiada lalu lintas. Bandara kehilangan aktivitas. Pulau Dewata yang sehari-hari menjadi magnet wisata dunia itu, tenggelam dalam nyepi.
Nyepi sejatinya memang tidak sekadar mengandung makna harfiah. Di sana bersemayam nilai-nilai kekhusyukan yang menghendaki seluruh aktivitas agar berhenti sejenak, kembali kepada kesejatian, dengan melakukan refleksi dan retrospeksi.
Nyepi adalah sebuah gerakan kontemplatif yang menembus batas-batas rutinitas, mengarungi dunia metafisika, dan menghadapkan manusia pada hati nuraninya yang paling bersih.
Nilai-nilai itu tetap menjadi spirit dari peringatan Hari Raya Nyepi umat Hindu, tahun lalu, tahun ini, maupun tahun-tahun yang akan datang. Ia akan terus relevan selama kehidupan di dunia ini tetap dipenuhi hiruk-pikuk kepentingan yang penuh kesemestaan ini.
Spirit Nyepi justru semakin relevan untuk memahami kehidupan nyata yang kian kompleks, yang semakin dibangun dengan rasionalitas yang kerap menjauhkan manusia dari hati nuraninya sendiri.
Nyepi adalah momentum bagi manusia untuk melakukan introspeksi terhadap perbuatan di masa lalu, masa kini, dan merenungkan masa depan.
Dan karena itu, makna yang terkandung dalam Nyepi tidak saja relevan untuk umat Hindu, tetapi juga untuk seluruh anak bangsa ini yang masih harus terus berjuang menjadikan bangsa dan negara Indonesia yang lebih baik.
Fakta menunjukkan betapa persoalan di negeri ini bermunculan dalam bobot dan skala yang semakin lama bukannya semakin ringan tetapi sebaliknya, justru semakin berat. Krisis demi krisis, skandal demi skandal terus lahir di berbagai dimensi kehidupan berbangsa dan bernegara dalam skala dan bobot yang semakin mengerikan. Adalah keprihatinan dan kesedihan seluruh anak bangsa menghadapi kenyataan itu.
Karena itu, momentum Nyepi kali ini kiranya dapat menjadi inspirasi untuk menciptakan keheningan pikiran dan kedalaman spiritual sehingga kita mampu mengendalikan tindakan negatif yang merusak bangsa dan negara ini.
Selamat Hari Raya Nyepi.




Domo arigatou, Metro TV ganbarre.