10 Negara Birokrasi Terburuk

Metro 10 / Selasa, 13 Juli 2010 21:11 WIB

Metro 10





Bookmark and Share

KOMENTAR [5]

  • Dinda, Kamis, 15-Juli-2010

    Setuju sama yg nulis sblmku. Sehrsnya layanan Imigrasi utk pembuatan pasport tidak perlu lempar sana sini repot, mana pakai interview. Di Belanda pemohon pasport datang dgn membawa Photo paspor yg bisa dilakukan di tukang foto yg diakui. Datang ke loket serahin foto, stempel, tanda tangan, seminggu kemudian bisa ambil pasportnya. Kalau mau cepat bisa bayar extra 2 kali lipat keesokan harinya selesai. Hrsnya imigrasi pun begitu tdk perlu interview, terserah org mau bikin paspor mau kemana. Kalau mau cepat bayar resmi extra. Hal ini bisa mengurangi praktik calo. Dgn begitu Imigrasi dpt extra kita puas.

  • ratih, Rabu, 14-Juli-2010

    Orang yang pandai, jujur, suka dan gesit bekerja yang mestinya duduk di birokrasi. Bukan sebaliknya, orang malas, lamban bekerja dan suka uang tambahan dari para calo yang sengaja dibiarkan berkeliaran di kantor-kantor layanan publik yang duduk di birokrasi. Susah-susah mikirin birokrasi Indonesia, Pemerintahnya ngomong doang reformasi birokrasi, nyatanya bohong. Kapan mau maju, semua yang duduk di birokrasi pikirannya gimana dapat uang tambahan.

  • fariz, Rabu, 14-Juli-2010

    ya itulah kita, harusnya diperbaiki lagi.

  • Mulyono UIN Malang, Rabu, 14-Juli-2010

    Ya itulah Indonesia. Kalau tidak ada fungli, tidak ada korupsi, tidak ada calo, tidak ada premanisme dalam berbagai urusan maka namanya bukan birokrasi Indonesia. Jadi sebetulnya kita sangat sedih ketika melihat Kantor Imigrasi yang lalu lalang malah calo-calo sehingga masyarakat yang berkepentingan menjadi bingung mana pegawai Imigrasi dan mana calo sulit membedakan. Karena para cal keluar masuk kantor yang tak ada bedanya dengan pegawainya. Yang membedakan hanya seragamnya. Maka sudah selayaknya ada gerakan reformasi bahkan masyarakat perlu melakukan sesuatu tindakan kalau Kantor Imigrasi masih berbudaya calo tidak mendukung terhadap budaya global dimana masyarakat sudah menjadi kebutuhan untuk pergi ke luar negeri dengan berbagai urusan. Bahkan saya melihat ada seorang Ibu yang sumpah-sumpah ketika dia diwawancarai oleh petugas Imigrasi dengan nada kasar seperti diinterograsi padahal tujuannya sudah jelas akan melakukan umroh. Itu salah satu bukti bahwa perilaku birokrasi Imigrasi jauh dari perilaku profesional yang selayaknya mengurusi orang-orang Indonesia pilihan. Saya sebut pilihan, karena orang Indonesia sekalipun TKI dapat ke luar negeri maka mereka adalah pilihan dari kampug halamannya. Mohon reformasi Birokrasi Imigrasi segera dipikirkan semua pihak.

  • muhammad firdaus al fatah, Selasa, 13-Juli-2010

    di indonesia mau mengurus pasport datang sendiri ke imigrasi ngak di layani harus melewati calo, di malaysia mau mengurus pasport ngak usah melalui calo, mereka datang sendiri dengan persyaratan lengkap 3 jam siap, kalau memperbarui pasport cukup 5 minit semua online... indonesia harus meniru singapura atau malaysia, pegawainya indonesia taunya korupsi kroni dan pungli, pemerintah bisanya hanya gomong saja macam anak kecil,ngak ada buktinya coba lihat kita bandingkan airport singapora , malaysia dan jakarta. itu baru airport belum lagi di bandingkan yang lain , pemerintah indonesia suka bermimpi saling rebutan kuasa sehinga lupa ngurusi rakyatnya yang kelaparan

KIRIM KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar Anda
Kode Keamanan
 

© 2004 - 2012 MetroTVNews.com All rights reserved.
Comments & suggestions please email webmetro@metrotvnews.com
FANS INGIN BARCA REKRUT GARETH BALE DARI SPURS   *   USAI DIRAWAT AKIBAT PNEUMONIA, LEGENDA SEPAK BOLA PORTUGAL EUSEBIO DIIZINKAN PULANG   *   PRESIDEN OBAMA UCAPKAN SELAMAT TAHUN BARU PADA WARGA DUNIA   *   FERGIE KECEWA MU DIKALAHKAN BLACKBURN 2-3   *   INDONESIAN POLICE CONTINGENT IN SUDAN PRESENTED FINANCIAL ASSISTANCE TO REFUGEES IN THE DARFUR REGION   *   MICHAEL ESSIEN AKAN KEMBALI BELA CHELSEA MEDIO JANUARI 2012   *   KORBAN TEWAS AKIBAT BADAI THENE DI INDIA JADI 42 ORANG   *