Metrotvnews.com, Lamongan: Insiden pembagian zakat yang menewaskan 21 orang di Pasuruan, Jawa Timur, tak menjadi pelajaran untuk mengulang kesalahan yang sama. Sekitar 20 ribu warga miskin dari berbagai daerah di Lamongan, Tuban, Bojonegoro dan Jombang, menyerbu Pondok Pesantren Sabililla di Desa Kebonsari, Kecamatan Sukodadi, Lamongan, Jawa Timur. Mereka datang untuk mendapatkan zakat yang dibagikan langsung pemilik pesantren Kiai Haji Ghofar. Zakat yang dijanjikan berkisar antara Rp 20 ribu sampai Rp 50 ribu per orang. Aksi saling dorong dan berdesakkan sesama warga terjadi. Padahal, panitia telah dibantu seratus personel dari Kepolisian Resor Lamongan. Puluhan anak yang terjepit di antara ribuan warga akhirnya dievakuasi oleh panitia. Sejumlah warga miskin yang pingsan karena kepanasan, langsung mendapat perawatan dari tim medis yang telah disiapkan oleh pihak Ponpes.(BEY)