Metrotvnews.com, Padang: Departemen Perhubungan memastikan sejumlah infrastruktur di Sumatra Barat, masih bisa digunakan pasca-gempa berkekuatan 7,6 pada skala Richter tadi sore. Bandar Udara Internasional Minangkabau, misalnya. Meski sempat ditutup sementara, bandara ini secara umum aman dari kerusakan. Dan sudah bisa melakukan operasional penerbangan. Demikian dijelaskan Bambang Irfan, Kepala Pusat Komunikasi Departemen Perhubungan saat dihubungi Metro TV, Rabu (30/9) malam. Bambang mengatakan, pukul 21.30 WIB, telah dilakukan pengecekan di Bandara Internasional Minangkabau. Hasilnya, tower dan landasan aman. Semuanya bisa melakukan operasional penerbangan. Hanya, kegiatan penerbangan baru bisa dilaksanakan besok pagi. Sementara kondisi pelabuhan, khususnya Pelabuhan Teluk Bayur, masih dalam penyelidikan. Namun, laporan sementara dalam kondisi aman. Hanya, akses menuju pelabuhan, mendapat kendala. Ada beberapa titik longsor menuju pelabuhan. Menurut Bambang, kondisi pelabuhan sendiri masih bisa dilabuhi kapal. Sedangkan untuk kondisi jalan darat, Bambang mengaku belum mendapat laporan dari lapangan. Pihaknya belum mendapat laporan dari pihak berwenang, dalam hal ini Departemen Pekerjaan Umum. "Yang kami peroleh yaitu jalan akses menuju pelabuhan," jelas Bambang. Bambang menambahkan, pihaknya juga masih mengumpulkan data soal jalan-jalan mana saja yang bisa dipergunakan masyarakat untuk menuju Kota Padang.(DSY)