Metrotvnews.com, Jakarta: Salah satu saksi kunci dari kasus dugaan rekayasa kriminalisasi dua pimpinan non-aktif Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Ary Muladi, akhinya angkat bicara. Ary membantah telah menyerahkan sejumlah dana kepada Ade Raharja maupun pimpinan KPK lainnya. Bahkan, Ary pun mengaku tidak mengenal para pejabat KPK. Dia mengaku siap dipertemukan dengan para pejabat KPK. Pernyataan Ary Muladi ini bertolak belakang dengan keterangan Kepala Polri Jenderal Polisi Bambang Hendarso Danuri dalam rapat kerja dengan Komisi III DPR, selama delapan jam, dari Kamis malam hingga Jumat (6/11) dini hari tadi. Saat itu, Kapolri dengan yakin menyebutkan waktu dan tanggal serta tempat penyerahan uang tersebut. Ary Muladi disebut-sebut sebagai orang kepercayaan Anggoro Widjojo, tersangka kasus dugaan korupsi proyek Sistem Komunikasi Radio Terpadu di Departemen Kehutanan. Konon, melalui Ary inilah, Anggoro meminta bantuan agar kasus yang menimpanya tidak disidik pihak KPK. Karena itulah, Anggoro rela menggelontorkan sejumlah uang untuk pejabat KPK.(DSY)
Apa sih yg kurang bagi aparat kepolisian sedeangkan teroris taraf internasinal cepat ditemukan masa Yulianto aja kok susah atau di biarkan untuk melindungi anggodo trims
sampai kapan negara ini berjalan sesuai keinginan rakyat
bicara yang jujur pak.....!!!! jangan bohong...klo bohong berdosa.biar bagaimanapun semuanya akan ketahuan kelak siapa yang bohong siapa yang benar...kita tunggu saja berita selanjutnya.
Sebaiknya Tim 8 menggunakan bantuan UYA KUYA atau ROMMY RAFFAEL untuk menginterogasi
Apa sih yg kurang bagi aparat kepolisian sedeangkan teroris taraf internasinal cepat ditemukan masa Yulianto aja kok susah atau di biarkan untuk melindungi anggodo trims
Apa sih yg kurang bagi aparat kepolisian sedeangkan teroris taraf internasinal cepat ditemukan masa Yulianto aja kok susah atau di biarkan untuk melindungi anggodo trims
sampai kapan negara ini berjalan sesuai keinginan rakyat
bicara yang jujur pak.....!!!! jangan bohong...klo bohong berdosa.biar bagaimanapun semuanya akan ketahuan kelak siapa yang bohong siapa yang benar...kita tunggu saja berita selanjutnya.
Sebaiknya Tim 8 menggunakan bantuan UYA KUYA atau ROMMY RAFFAEL untuk menginterogasi