Metrotvnews.com, Jakarta: Perusahaan Listrik Negara (PLN) mengaku pasokan listrik wilayah Jakarta sekitar-nya baru aman mulai Januari 2010. Artinya, pemadaman listrik masih akan terjadi hingga akhir Desember 2009. Direktur Utama PLN Fahmi Muchtar di Jakarta, baru-baru ini, mengungkapkan PLN sedang berupaya memperbaiki kerusakan trafo di Gardu Induk Cawang. Target-nya perbaikan baru akan selesai pada Desember mendatang. Untuk mengurangi pemadaman bergilir, PLN berencana membeli listrik dari perusahaan listrik lain. Pemadaman listrik di kawasan Jabodetabek yang kerap terjadi akhir-akhir ini mengakibatkan kerugian besar bagi para pedagang dan pengusaha. Tak hanya pendapatan yang menurun, para pedagang dan pengusaha juga harus menghadapi keluhan dan protes dari pelanggan. Salah satu wilayah di Jabodetabek yang kerap mengalami pemadaman listrik di bilangan Jakarta Selatan adalah Cipedak, Jagakarsa. Pemadaman bisa terjadi dua kali dalam sehari di kawasan ini, yakni pada pagi dan malam hari. Hal ini tentu saja menyulitkan warga dan juga para pedagang serta pemilik usaha karena usaha mereka kesulitan beroperasi. Para pedagang dan pemilik usaha seperti salon mengaku mengalami penurunan pendapatan selama pemadaman listrik berlangsung. Para pengusaha konfeksi di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang, Banten, juga mengaku merugi akibat pemadaman listrik. Besar kerugian yang mereka alami bisa mencapai Rp10 juta per hari. Bahkan tak hanya menanggung kerugian, para pengusaha ini juga harus menghadapi keluhan dan protes pelanggan mereka dari luar daerah. Akibat pemadaman bergilir, pengusaha juga terpaksa memulangkan seluruh karyawan hingga aliran listrik kembali normal. Berdasarkan data dari dunia usaha, kerugian masyarakat dan industri akibat pemadaman listrik bergilir di Jabodetabek mencapai puluhan miliar rupiah per hari. Di Kawasan Industri Bekasi saja, kerugian diperkirakan hingga Rp30 miliar sehari. Sementara perusahaan-perusahaan di Tangerang, dalam sehari mengalami kerugian minimal Rp5 miliar.(DSY)
PLN - rakyat kehabisan kata-kata menilai performa pln.anda yang menjadi pimpinan seperti tidak punya nurani ....... betapa menderita nya rakyat karena ketidak mampuan pln.sementara pimpinan pln yang sdh pensiun pun tetap hisap darah pln .... knp proyek2 dipegang mereka ? jgn pura2 rakyat tahu korupsi dan kkn pln
Para pejabat PLN harusnya banyak2 tobat dan mundur dari jabatan karena sudah menyengsarakan rakyat akibat ketidakmampuannya mengurus PLN sedangkan hidupnya menggunakan fasilitas yang luarbiasa dari uang rakyat. Pemerintah cepat2 swastanisasi PLN spy rakyat bs memilih pelayanan yang terbaik. Monopoli PLN sudah terlalu menindas. Lebih menindas dari para penjajah.
pemerintah yang lalu guoblok tidak mampu mengelola investasi untuk infrastruktur penunjang kehidupan rakyat, ya listrik salah satunya. perasaan sih dengan pemimpin yang belum mampu memperlihatkan kepemimpinan yang diharapkan rakyat di 100 hari pertama pemerintahan baru, ya akan tetap di cap sengat guoblok nanti oleh akyat pemerintahan berikutnya. selain itu, kalau memang PLN sanggup diberi duit untuk investasi, sebelum belanja apa2, kepruk dan pasung semua koruptor yang ada bercokol di PLN. yang ngurus KPK, jangan polisi atau jaksa. kejaksaan dan kepolisian kan untuk sementara dinon-aktifkan oleh bumi nusantara, sampai orang2 guoblok yang ngisi institusi tsb diganti yang, tidak terlalu guoblok
PLN - rakyat kehabisan kata-kata menilai performa pln.anda yang menjadi pimpinan seperti tidak punya nurani ....... betapa menderita nya rakyat karena ketidak mampuan pln.sementara pimpinan pln yang sdh pensiun pun tetap hisap darah pln .... knp proyek2 dipegang mereka ? jgn pura2 rakyat tahu korupsi dan kkn pln
Para pejabat PLN harusnya banyak2 tobat dan mundur dari jabatan karena sudah menyengsarakan rakyat akibat ketidakmampuannya mengurus PLN sedangkan hidupnya menggunakan fasilitas yang luarbiasa dari uang rakyat. Pemerintah cepat2 swastanisasi PLN spy rakyat bs memilih pelayanan yang terbaik. Monopoli PLN sudah terlalu menindas. Lebih menindas dari para penjajah.
pemerintah yang lalu guoblok tidak mampu mengelola investasi untuk infrastruktur penunjang kehidupan rakyat, ya listrik salah satunya. perasaan sih dengan pemimpin yang belum mampu memperlihatkan kepemimpinan yang diharapkan rakyat di 100 hari pertama pemerintahan baru, ya akan tetap di cap sengat guoblok nanti oleh akyat pemerintahan berikutnya. selain itu, kalau memang PLN sanggup diberi duit untuk investasi, sebelum belanja apa2, kepruk dan pasung semua koruptor yang ada bercokol di PLN. yang ngurus KPK, jangan polisi atau jaksa. kejaksaan dan kepolisian kan untuk sementara dinon-aktifkan oleh bumi nusantara, sampai orang2 guoblok yang ngisi institusi tsb diganti yang, tidak terlalu guoblok