Sekelompok Demonstran Masih Bertahan di KPK
Metrotvnews.com, Jakarta: Aksi unjuk rasa memperingati Hari Antikorupsi Sedunia di sejumlah wilayah di DKI Jakarta, berlangsung tertib dan berakhir damai. Hampir tidak kericuhan atau pun keributan berarti selama aksi berlangsung. Hingga Rabu (9/12) malam, sekelompok orang masih tampak berkumpul di sekitar Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, meski sebagian besar sudah diminta polisi untuk membubarkan diri.
Reporter Metro TV Lori Singer di depan Gedung KPK melaporkan, sekitar pukul 18.30 WIB, polisi meminta massa untuk membubarkan diri. Sebab, sesuai undang-undang, aksi hanya bisa dilangsungkan hingga sore hari. Namun, masih ada sejumlah mahasiswa dan warga yang bertahan di Gedung KPK. Dalam aksi sepanjang hari ini, yang menjadi tuntutan utama peserta aksi yang tidak lebih dari 1.000 orang adalah penuntasan kasus Century.
Aksi di depan Gedung KPK sempat diwarnai keriuhan saat seorang peserta memanjat tiang bendera. Aksi ini sempat membuat tegang demonstran lainnya karena pelaku cukup kesulitan memanjat tiang. Pelaku hendak memasang bendera Merah Putih dan sebuah spanduk berisikan tuntutan pemberantasan korupsi. Di sisi lain, aksi ini mendapat dukungan dari demonstran lainnya dengan sama-sama menyanyikan lagu kebangsaan RI, Indonesia Raya. Akhirnya pemanjat ini segera diminta turun sebelum berhasil mengibarkan Merah Putih dan memasang spanduk.(DSY)




Dalam Aksi Demo atau Unjuk Rasa hari ini adalah Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia sejumlah wilayah di DKI Jakarta. Polisi meminta massa untuk membubarkan diri. Pelaku hendak memasang bendera Merah Putih (NKRI) dan sebuah spanduk berisikan tuntunan pemberantasan korupsi. Akhirnya pemanjat ini segera diminta turun sebelum berhasil mengibarkan bensera Merah Putih (NKRI) dan memasangkan spanduk.
Malang nian nasib Negaraku yang kaya raya ini di kuasai oleh Calon mayat yang rakus-rakus