Metrotvnews.com, Jakarta: Seorang buronan teroris yang ditangkap polisi masih dalam pemeriksaan intensif pihak berwajib. Dalam keterangannya kepada wartawan, Jumat (29/1) sore, Kepala Divisi Humas Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia Inspektur Jenderal Polisi Edward Aritonang menyatakan, tersangka Eko Budi Wardoyo ditangkap pada 27 Januari 2010 di Sidoarjo, Jawa Timur. Eko yang mempunyai nama samaran Munsif dan Amin ini adalah asal Banyuwangi, Jawa Timur ini. Eko adalah jaringan teroris yang sudah lama masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) polisi. Menurut Edward, Eko terlibat dalam sejumlah aksi teror di wilayah Sulawesi Tengah. Di antaranya kasus penembakan Pendeta Susianti Tinolele, perampokan toko emas di Pasar Tua Palu, dan pemboman Pasar Sentral Tentena, Poso tahun 2005 yang menyebabkan 22 orang tewas dan 93 lainnya luka-luka. Menurut Edward, polisi akan terus mengembangkan kasus penangkapan teroris tersebut.(RIZ)