Dituding Menjual Bocah Haiti, Warga AS Ditangkap
Metrotvnews.com, Port-au-Prince: Polisi Haiti, Ahad (31/1), menangkap 10 warga Amerika Serikat yang membawa 33 anak korban gempa tanpa dokumen resmi. Diduga, puluhan anak tersebut akan diperjualbelikan oleh pelaku.
Penangkapan dilakukan setelah polisi mencurigai bus yang melintasi perbatasan Haiti. Ketika itu, bus tersebut disesaki puluhan anak berusia antara dua bulan hingga 14 tahun.
Pelaku mengaku akan membantu anak itu dengan menempatkannya di panti asuhan di Republik Dominika. Atas alasan pelaku, polisi tidak percaya begitu saja. Polisi tetap menahan pelaku karena tidak memiliki dokumen resmi.
Setelah kejadian ini, Pemerintah Haiti akan menghentikan sementara adopsi anak korban gempa. Alasannya hal ini dikhawatirkan diselewengkan oleh pelaku trafficking atau praktek jual beli anak.(RAS)




Mirip dengan korban gempa di Aceh, dimana anak-anak dibawa tak ketahuan rimbanya oleh orang tak dikenal.... Kalau diasuh dengan baik-baik sih syukur, cuma kalau dijual sebagai pelacur cilik? Nggak tega membayangkannya .... Sudah jatuh tertimpa tangga ...