Pengusaha Sumbar Minta Penghapusan Utang
Metrotvnews.com, Padang: Pengusaha di Sumatra Barat meminta pihak perbankan untuk menghapus utang mereka setelah usahanya hancur dihantam gempa bumi beberapa waktu silam. Mereka mengaku sampai saat ini belum bisa memulai usahanya kembali.
Menurut Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Sumbar Asnawi Bahar, sejauh ini pihak bank hanya sebatas memberikan kompensasi berupa penghapusan bunga selama satu bulan saja. Namun para pengusaha, terlebih yang usahanya hancur terkena gempa bumi, tetap meminta pihak bank memberikan kebijakan penghapusan utang bagi mereka.
Asnawi menambahkan, saat ini sebanyak 2.000 pengusaha di daerah tersebut sudah berpindah ke provinsi lain. Ada yang ke Medan, Pekanbaru, bahkan Jakarta. Rata-rata para pengusaha enggan memulai kembali usahanya karena khawatir mengingat Sumbar merupakan wilayah yang rawan gempa. Sebagian besar dari mereka adalah pengusaha yang bergerak di bidang industri, jasa dan perdagangan.
Untuk memulihkan perekonomian, Asnawi meminta pemerintah secepatnya membahas masalah tersebut dan menemukan solusinya. Akibat gempa pada September tahun lalu, setidaknya puluhan ribu karyawan di Sumbar, terkena pemutusan hubungan kerja.(DSY)




Saya setuju kalau bukan hanya pengusaha di Sumatera Barat tetapi seluruh warga yg kena gempa dimana ada utang di Bank dihapus, dan ini benar-benar musibah jangan mencari-cari alasan untuk menghapus hutang di Bank, dan harus ada tem yg dtg dilapangan dimana dapat menyaksikan usahanya yg hancur karena musibah gempa misalnya. Ini namanya manusiawi.....
Kalo alasannya pas seh gak papa hapus hutang , misalnya kena bencana alam gempa. Tapi kalo gak ada alasannya yang pas seperti dulu penghapusan pajak alias pemutihan pajak era Yusuf Kalla, itu cuma bagi bagi duit negara aja. Enak para pengusaha pada dapat bagi uang pajak. Kita2 yg kerja pake bus kota gak dapat apa2. Kalo masalah bank century rame banget kok masalah pemutihan pajak dulu jamannya Yusuf kalla kok gak gitu rame yah. Kan sama bagi-bagi duit tuh. Pokoknya kalo politisi dapat duit bancakan pada diem, tapi kalo mereka gak dapat rameeee banget kayak sekarang ini kasus century. Aduuuh jaman betul2 gendheng. Wah waktu pemutihan pajak jamannya Yusuf Kalla pasti temannya Yusuf Kalla seneng banget tuh dapat bancakan duit dari uang negara. Bancakan uang negara yang dilegalkan. Iya kan?
wah - lama lama nanti semuanya dari sabang sampai merauke minta "GRATIS".