Inflasi Merangkak, BI Diharapkan Pertahankan BI Rate
Metrotvnews.com, Jakarta: Sejumlah ekonom yakin inflasi tahun ini akan terus merangkak naik hingga akhir tahun. Namun BI Rate bulan ini diharapkan tetap bertahan di posisi 6,5 persen.
Naiknya angka inflasi sudah mulai tampak sejak awal tahun ini. Bahkan, baru saja, Badan Pusat Statistik mengumumkan kenaikan inflasi pada Januari sebesar 3,7 persen dibandingkan tahun lalu.
Ekonom Bank Rakyat Indonesia Rachmat Wibisono mengatakan, tingginya inflasi disebabkan karena pemulihan ekonomi dunia dari krisis. Menurut dia, pemulihan akan memicu pertumbuhan ekonomi sehingga mendorong laju inflasi.
Walaupun inflasi sudah mulai menanjak, Rachmat menilai Bank Indonesia hendaknya menahan BI Rate di posisi 6,5 persen. Ini karena hingga kini belum ada urgensi untuk menaikan BI Rate, apalagi rupiah masih dalam fluktuasi yang relatif stabil.
Sebelumnya, Senin kemarin, inflasi Januari meningkat dipicu oleh naiknya harga bahan makanan yang mengalami inflasi sebesar 1,73 persen. Adapun pos makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau mengalami inflasi sebesar 1,93 persen. Selain inflasi, bulan Januari juga mencatat deflasi pada kelompok sandang, yang mengalami deflasi 0,2 persen.(DSY)



