Metrotvnews.com, Port-au-Prince: Korban gempa bumi di Haiti berunjuk rasa. Mereka mendesak pemerintah segera bertindak membantu korban. Mereka ingin membangun kembali hidup yang kini porak poranda. Demonstran mendatangi kantor polisi Port-au-Prince, lokasi roda pemerintahan berjalan pascalindu di negara Haiti. Pemerintah didesak mengambil langkah darurat. Korban gempa marah karena telah kehilangan pekerjaan dan rumah. Kini, makanan dan minunan juga tidak ada. Banyak anak-anak kehilangan orang tua, namun bantuan belum kunjung tampak. Pihak Perserikatan Bangsa Bangsa bertugas di lokasi gempa bumi mengakui kelambanan itu. Lindu berkekuatan 7,0 pada skala Richter 12 Januari lalu menewaskan sedikitnya 200 ribu jiwa. Sejauh ini, Badan Pangan dan Makanan PBB (Food and Agriculture Organization, FAO) memiliki 16 titik distribusi makanan di penjuru Port-au-Prince. (*****)