Ketika Turis Wajib Berkain Panjang
Metrotvnews.com, Magelang: Pengelola wisata Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah, melarang turis berwisata dengan celana atau rok pendek. Pengelola akan mewajibkan pelancong manca negara mengenakan kain panjang. Peraturan berlaku mulai Februari 2010.
Petugas customer service akan mengecek pakaian turis sebelum masuk ke taman wisata. Beberapa helai kain panjang bercorak batik akan dipinjamkan kepada turis yang mengenakan celana atau rok di atas lutut. Meskipun sebagian besar wisatawan belum mengetahui peraturan ini, mereka tetap merasa nyaman mengenakan kain itu.
Pengelola rencananya mengembalikan nuansa candi seperti 1870. Setiap pengunjung dengan sukarela mengenakan kain panjang. Bedanya, mereka berpakaian seperti itu untuk ritual sembahyang. Sementara kini penggunaan kain panjang batik untuk menghargai warisan budaya Indonesia.(***)




wah saya setuju banget tuh..kalo perlu ini jadi tugas bariu dan ide baru bagi departemen kebudayaan dan pariwisata ,,gimana kalo disetiap tempat turis harus pake batik .....wah pasti negara kita juga punya ciri khas,,,india terkenal pake sari ...indonesia terkenal pake batik....hidupkan cinta negara ,,,,,
setujuu. indonesia kaya budaya, indah bermartabat. pariwisata indonesia harus dibangun dan diperkenalkan kemanca negara dengan tidak meninggal kan jati diri bangsa. salut untuk program sarung... semoga makin banyak pengunjung.
Wah senangnya, budaya kita memang harus terus diperkenalkan bagaimanapun caranya... buat berkesan wisatawan mancanegara... Majulah Indonesiaku Hidupkan Budaya Indonesiaku Tercinta.... HIDUP INDONESIA!!!!!
Cukup seru bila didiskusikan persoalan "untuk menghargai warisan budaya" kudu pakai kain untuk masuk OBYEK WISATA! Mudah-mudahan bukan alasan sempit keagamaan, yang acap menjadi benturan budaya, kerugian peradaban ditengah kehidupan bernegara.
Setuuju Banget.....!!!