Anas: Reshuffle Dilakukan Jika Situasi Tak Terkendali
Metrotvnews.com, Jakarta: Wacana perombakan Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II terlontar dalam pertemuan pengurus Partai Demokrat (PD) dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Namun reshuffle dilakukan sebagai opsi terakhir memperbaiki kinerja kabinet. Demikian yang dikatakan Ketua Dewan Pimpinan Pusat PD Anas Urbaningrum, baru-baru ini.
Anas yakin pembongkaran kabinet baru dilakukan bila situasi negara menjadi luar biasa dan tak terkendali. Sejauh ini, tambah Anas, PD masih menjaga soliditas dengan partai koalisi. Partai koalisi pun masih mendukung pemerintah.
Anas mengaku, Presiden tak membahas secara spesifik terkait isu reshuffle pada pertemuan PD, dua hari silam. Presiden hanya membahas dinamika politik dalam negeri, di antaranya perkembangan penyelidikan Panitia Khusus Bank Century.(***)




Ini koQ gak nyambung yach antara tayangan beritanya dengan judulnya... apanya yang salah yach???
Wacana reshuffle adalah puncak kepanikan menghadapi kenyataan kian terbukanya skandal BC, meski PD tahu bahwa menjaga soliditas koalisi adalah cara terbaik menutupi 'misteri' dan lari dari tanggungjawab keterlibatannya. Dng mem-babibuta, PD mengancam tapi kontraproduktif bak anjing menggonggong kafilah tetap berlalu. Karena memang semua tahu bahwa proses skandal BC di Pansus sudah sampai the Point of No Return. Pembalikan sekecil apapun oleh siapapun, akan ketahuan. 'Misteri'-nya terang-benerang!
Mau tahu curangnya SBY dan DEMOKRAT: 1.DPT Bermasalah, 2.Krominalisasi Antasari, 3.kriminalisasi Bibit chandra, 4.kriminalisasi Susno duadji, 5.penahanan George yunus, 6.CENTURY GATE, 7.kriminalisasi Bachtiar chamsyah, 8.Tdk mau membuka aliran dana century padahal klo presiden mau tinggal keluarin Perpu, 9.selalu jaga image padahal nggak bs ngapa ngapain, 10.Mendzalimi diri sendiri spy dikasihani padahal dialah yg mendzalimi orang lain. banyak lagi nanti anda akan tau semuanya
SEJARAH AKAN MENCATAT RI PUNYA PRESIDEN CENGENG,SUKA TERSINGGUNG,PENAKUT,TIDAK TEGAS,KERJA HANYA MENGELUH,JAGO RETORIKA TAPI AKSI LAMBAT,PERAG,.PEMBOROS UANG NEGARA BELI PESAWAT,HADIAH MOBIL 1.3 M,PAGAR MILIARAN. LANJUTKANNN!!! LEBIH CEPAT LEBIH TEPAT HABISKAN UANG NEGARA UNTUK KEBANGGAAN & KESOMBONGAN PARA PEJABAT DIATAS PENDERITAAN RAKYATx.
Rakyat kecil tidak mau tahu reshuffle atau tidak yang penting mampu mensejahaterakan rakyatnya.