Metrotvnews.com, Jakarta: Usulan reshuffle yang diusung Partai Demokrat ke Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dinilai tidak benar jika dikaitkan dengan kepentingan kompromi politik di Panitia Khusus Hak Angket untuk Kasus Bank Century. Sebaliknya, Pansus harus tegas untuk mengatakan hal yang sebenarnya jika kebijakan pemerintah dalam bailout Bank Century, terbukti melanggar hukum. Hal itu mengemuka dalam sebuah diskusi membahas Demokrasi Pansus Century di Jakarta, Ahad (7/2). Pengamat politik dari Universitas Indonesia Bonny Hargens menilai permasalahan reshuffle kabinet merupakan hal yang wajar dalam sistem presidensil. Namun jika alasan reshuffle dikaitkan dengan kompromi politik di Pansus, maka menjadi tidak benar. Sementara itu, mantan anggota Dewan Pertimbangan Presiden, Adnan Buyung Nasution, menyoroti keseriusan anggota Pansus dalam menyelesaikan skandal Bank Century. Menurut Buyung, jika memang kebijakan bailout Century terbukti melanggar hukum, Pansus harus tegas menyatakan bahwa hal itu tidak benar.(DSY)
Ini adalah sebuah tragedi nasional, meskipun pekerjaan pansus blm selesai tapi sudah bisa diprediksi bahwa hasilnya tidak akan optimal karena kita tahu penjahatnya adalah segerombolan org kuat yang dengan sekuat tenaga menghalau dan mengacaukan pansus (golongan putih).. Kita smua sdh tahu bhwa dlm pansus itu sndiri ada golongan yang punya target utk melemahkan tujuan pansus itu dibentuk, ironisnya anggota pansus yg merusak / melemahkan pansus itu sndiri adlh org2 nya penguasa.. Innalillahi...
Resshuffle sangat perlu dilakukan berdasarkan evaluasi terhadap kinerja para menteri jika para menteri kerjanya tidak profesional sebaiknya dengan elegan mengundurkan diri tapi susah ya di negara kita enggak bakalan terjadi. Untuk itu Pak SBY yang akan membuat penilaian kalau tidak layak pakai ya cari yang pantas dan pro rakyat, masih banyak kok kader yang profesional. Juga anggota DPR juga perlu juga dilakukan Reshuffle kalau tidak sanggup melayani rakyat ganti kader lain.
Bidikan kepada Pak Boediono dan Ibu Sri Mulyani.. Pansus sudah merasa optimis dapat di-goal-kan bisa turun,tapi tujuan mereka sebenarnya bukan itu tapi SBY. Namun karena tidak ketemu celah yang meyakinkan dan tujuan mereka sangat ambisius maka bisa jadi Pansus sendiri sampai bubar tidak dapat apa,malah rakyat akan balik mempertanyakan eksistensi mereka di DPR. Saat ini yang kasian justru Pansus itu sendiri, mereka bekerja siang malam tapi hanya mencari pepesan kosong. Duit BC malah sudah kabur,kebijakan pemerintah sudah diambil dan memberi manfaat. Sebaliknya ekonomi Indonesia kini bergejolak kembali itu adalah akibat pengelolaan manejemen issu di DPR yang tidak fair dan tidak menguntungkan bagi pemerintah. Bila ekonomi kita rusak. Pansus itulah sekarang biang keroknya,ok!
wakil rakyat di Pansus jangan hiraukan hembusan reshuffle kabinet, laksanakan tugas kalian membuktkan bailout Century itu melanggagar hukum.. dan siapa yang bersalah harus diadili... hukum dikedepan demi martabat bangsa ini...
Ini adalah sebuah tragedi nasional, meskipun pekerjaan pansus blm selesai tapi sudah bisa diprediksi bahwa hasilnya tidak akan optimal karena kita tahu penjahatnya adalah segerombolan org kuat yang dengan sekuat tenaga menghalau dan mengacaukan pansus (golongan putih).. Kita smua sdh tahu bhwa dlm pansus itu sndiri ada golongan yang punya target utk melemahkan tujuan pansus itu dibentuk, ironisnya anggota pansus yg merusak / melemahkan pansus itu sndiri adlh org2 nya penguasa.. Innalillahi...
Resshuffle sangat perlu dilakukan berdasarkan evaluasi terhadap kinerja para menteri jika para menteri kerjanya tidak profesional sebaiknya dengan elegan mengundurkan diri tapi susah ya di negara kita enggak bakalan terjadi. Untuk itu Pak SBY yang akan membuat penilaian kalau tidak layak pakai ya cari yang pantas dan pro rakyat, masih banyak kok kader yang profesional. Juga anggota DPR juga perlu juga dilakukan Reshuffle kalau tidak sanggup melayani rakyat ganti kader lain.
Bidikan kepada Pak Boediono dan Ibu Sri Mulyani.. Pansus sudah merasa optimis dapat di-goal-kan bisa turun,tapi tujuan mereka sebenarnya bukan itu tapi SBY. Namun karena tidak ketemu celah yang meyakinkan dan tujuan mereka sangat ambisius maka bisa jadi Pansus sendiri sampai bubar tidak dapat apa,malah rakyat akan balik mempertanyakan eksistensi mereka di DPR. Saat ini yang kasian justru Pansus itu sendiri, mereka bekerja siang malam tapi hanya mencari pepesan kosong. Duit BC malah sudah kabur,kebijakan pemerintah sudah diambil dan memberi manfaat. Sebaliknya ekonomi Indonesia kini bergejolak kembali itu adalah akibat pengelolaan manejemen issu di DPR yang tidak fair dan tidak menguntungkan bagi pemerintah. Bila ekonomi kita rusak. Pansus itulah sekarang biang keroknya,ok!
wakil rakyat di Pansus jangan hiraukan hembusan reshuffle kabinet, laksanakan tugas kalian membuktkan bailout Century itu melanggagar hukum.. dan siapa yang bersalah harus diadili... hukum dikedepan demi martabat bangsa ini...