Rupiah Masih Jatuh
Metrotvnews.com, Jakarta: Setelah tertekan selama sepekan terakhir, nilai rupiah kembali turun lebih dari 40 poin. Pada perdagangan awal Senin (8/2) pagi, rupiah berada di level Rp9.453 per dolar Amerika Serikat.
Menurut Head of Treasury Bank OCBC NISP, Suryanto Chang, pergerakan nilai rupiah masih wajar dan bergerak stabil hari ini dengan tekanan sementara. Dengan kondisi fundamental terkuat dibandingkan negara tetangga, Chang optimistis rupiah bangkit.
Chang menilai, pelemahan rupiah tidak separah mata uang lain seperti dolar Singapura dan won Korea. Hingga perdagangan siang nanti, rupiah ditaksir berada di level Rp9.370 hingga Rp9.420 per US$.
Sementara itu, di bursa Asia belum mampu pulih setelah turbulensi hebat di bursa Wallstreet akhir pekan lalu. Di pasar saham Tokyo, indeks melanjutkan koreksi dipacu aksi ambil untung (profit taking) di saham perusahaan eksportir. Indeks Nikkei dibuka turun hampir satu persen awal pekan.
Menjelang akhir sesi pertama, indeks bergerak positif, bertahan di level Rp10.054,55 atau turun dua poin. Indeks kospi di bursa saham Korea Selatan turun hanya 1,48 poin. Sentimen pasar masih buruk terutama di sektor keuangan menyusul kekhawatiran pemulihan ekonomi AS lambat dan fiskal di Eropa memburuk. Hangseng di Hongkong dibuka di level 19.614 atau turun 50 poin. Sedangkan Stait Times rebound ke level 2.699 atau menguat 15 poin.(*****)



