Metrotvnews.com Jakarta: Tiga mahasiswa junior Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta menjadi bulan-bulanan pemukulan seniornya. Dua di antaranya mengalami luka di wajah dan bibir hingga berdarah. Kekerasan ini terekam dalam sebuah video amatir yang beredar baru-baru ini. Belum diketahui kapan tepatnya video amatir ini diambil. Namun, Metro TV menerima gambar ini dari seorang pada akhir Januari 2010. Video ini memperlihatkan sejumlah taruna junior dibariskan di sebuah lorong. Mereka kemudian ditempeleng dan dipukul. Tampak seorang senior memegang kepala junior, sementara senior lainnya menampar wajah sang junior. Tak lama bibir junior berdarah dan menetes di telapak tangannya.(***)
Saya selaku alumni STPDN, kenapa media senantiasa mengkait-kaitkan kekerasan yang terjadi lembaga pendidikan/kedinasan lainnya dengan kejadian di DTPDN/IPDN apalagi lengkap dengan videonya. Hal ini memeunculkan image bahwa semua itu berasal dari IPDN, padahal semua itu bisa terjadi mana saja, kapan saja, dan oleh siapa saja. Lihat demo anarkhis yang dilakukan oleh yang mengatasnamakan mahasiswa yang merusak fasilitas umum dan lain-lainnya. Bagi saya pengalaman selama di STPDn cukup memberikan kemampuan di dalam melaksanakan tugas menghadapai segala situasi
HELLO ZAMAN sekarng ntu ga ada kekerasan............ bgi kakak senior jgn balas dendam ma adk snior nya, krena org tu ga tau ap-apa..............usah sok kuat........dimata Tuhan sama smuana itu. zaman sekarang yang diandalkan otak bkan otot,,,,, le3h pkai otot tapi jgn berlebihan ntar over dosis loe.............
dasar gak tau diri..... seenaknya aja nyiksa orang..... oke...kalo sekarang dia bisa menyiksa manusia di dunia. tapi di akhirat yang menyiksa adalah ALLAH SWT.
@kimbe lo: wahh u ngmng gt kyk pernah melakukan kekerasan ke junior.. ckckckk kyk sok jagoan.... gak banget dahh.... org kuliah di STIP buat blajar dpt ilmu, bukan blajar mukul junior ato dipukul senior gt lohh.... @frans novel: yaahh smoga skrg udah ga gitu lagi..
bukti menunjukkan bahwa pada tanggal 12 Mei 2008 Agung Bastian Gultom tewas akibat kekerasan yang dilakukan di STIP. Dan juga masih banyak lagi kejadian yang membuktikan bahwa para Taruna senior yang masih semena mena terhadap juniornya. Apakah ini yang disebut mendidik calon pengarung samudera??? bukan jamanya adu otot tapi sekarang jamanya adu otak. tidak usah membela diri dengan prestasi STIP. Kualitet pendidikan memang baik dan sangat baik ... tapi apakah harus disertai dengan kekerasan ????? Untuk para SEnior ... jangan cuma berani dalam asrama lalu kalian menunjukkan bahwa kalian jago pukul ... belum temtu di luar asrama kalian lebih hebat dari junior kalian.
Saya selaku alumni STPDN, kenapa media senantiasa mengkait-kaitkan kekerasan yang terjadi lembaga pendidikan/kedinasan lainnya dengan kejadian di DTPDN/IPDN apalagi lengkap dengan videonya. Hal ini memeunculkan image bahwa semua itu berasal dari IPDN, padahal semua itu bisa terjadi mana saja, kapan saja, dan oleh siapa saja. Lihat demo anarkhis yang dilakukan oleh yang mengatasnamakan mahasiswa yang merusak fasilitas umum dan lain-lainnya. Bagi saya pengalaman selama di STPDn cukup memberikan kemampuan di dalam melaksanakan tugas menghadapai segala situasi
HELLO ZAMAN sekarng ntu ga ada kekerasan............ bgi kakak senior jgn balas dendam ma adk snior nya, krena org tu ga tau ap-apa..............usah sok kuat........dimata Tuhan sama smuana itu. zaman sekarang yang diandalkan otak bkan otot,,,,, le3h pkai otot tapi jgn berlebihan ntar over dosis loe.............
dasar gak tau diri..... seenaknya aja nyiksa orang..... oke...kalo sekarang dia bisa menyiksa manusia di dunia. tapi di akhirat yang menyiksa adalah ALLAH SWT.
@kimbe lo: wahh u ngmng gt kyk pernah melakukan kekerasan ke junior.. ckckckk kyk sok jagoan.... gak banget dahh.... org kuliah di STIP buat blajar dpt ilmu, bukan blajar mukul junior ato dipukul senior gt lohh.... @frans novel: yaahh smoga skrg udah ga gitu lagi..
bukti menunjukkan bahwa pada tanggal 12 Mei 2008 Agung Bastian Gultom tewas akibat kekerasan yang dilakukan di STIP. Dan juga masih banyak lagi kejadian yang membuktikan bahwa para Taruna senior yang masih semena mena terhadap juniornya. Apakah ini yang disebut mendidik calon pengarung samudera??? bukan jamanya adu otot tapi sekarang jamanya adu otak. tidak usah membela diri dengan prestasi STIP. Kualitet pendidikan memang baik dan sangat baik ... tapi apakah harus disertai dengan kekerasan ????? Untuk para SEnior ... jangan cuma berani dalam asrama lalu kalian menunjukkan bahwa kalian jago pukul ... belum temtu di luar asrama kalian lebih hebat dari junior kalian.