Metrotvnews.com, Palembang: Unjuk rasa menyambut kedatangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang berlangsung di Palembang, Selasa (9/2), dibubarkan paksa polisi. Polisi berpakaian preman menyobek dan menyita surat terbuka yang rencananya akan diberikan pada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Beberapa alat peraga juga disitam, termasuk replika seekor kerbau. Aparat juga memaksa pengunjuk rasa memperlihatkan kartu tanda mahasiswa sebelum membawa mahasiswa ke markas Kepolisian Kota Besar Palembang. Menurut Kapoltabes Palembang Komisaris Besar Polisi Luky Hermawan unjuk rasa ini sedia-nya dilaksanakan di Bundaran Air Mancur. Namun mahasiswa malah menggelar aksi di Jalan Demang Lebar Daun, lokasi dimana rombongan presiden akan melintas.(RIZ)
Nico Handani, bung Dadang memang salah untuk "menghina" mahasiswa sebagai binatang, namun mahasiswa sudah berulang kali menghina dengan membakar foto Sri Mulyani dan Boediono. Bahkan mahasiswa sampai menghina PRESIDEN dengan mengatakan PRESIDEN SEBAGAI BINATANG (kerbau). Kalau presiden aja bisa dihina sebagai "binatang" oleh mahasiswa, kenapa mahasiswa gak terima disebut "binatang"? Dan aparat kepolisian memang sudah benar, memeriksa Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) sebagai bukti kemahasiswaan. Sama aja dengan memeriksa orang yang masuk ke Indonesia KTP-nya diperiksa. jangan-jangan yang berdemo bukan mahasiswa lagi. Kalo memang benar mahasiswa, tunjukan bukti bahwa anda mahasiswa aktif dengan memperlihatkan KTM. Orang KTM aja bisa dipalsukan... apalagi gak punya... katanya mahasiswa aktif, koQ gak punya KTM?
Mahasiswa adalah kaum yang berintelkektual. tidak segampang yang anda pikirkan untuk memobilisasi Mahasiswa agar turun kejalan! untuk dadang ilham. saya juga mahasiswa dan anda mengatakan bahwa mahasiswa seperti binatang. Anda harusnya malu!!! dimana pemikiran luas anda untuk berkata seperti itu!!! coba lihat isi berita.dimana polisi meminta mahasiswa agar menunjukan KTM, itu adalah cara mereka agar Mahasiswa dapat disalah kan!! katanya anda mahasiswa, mana pemikiran luas anda!! jangan lihat dari satu sudut bung!!!!
Bagus pak polisi, bubarkan saja mahasiswa yang gak beres tsb, saya saja mahasiswa tidak berprilaku demikian, mahasiswa kok kaya binatang benar2 tidak kritis itu namanya, hanya kejelekan seseorang yang dilihat, kebaikannya malah tidak dilihat,,, mahasiswa banyak yang dimodali oleh orang2 yang kontra dengan SBY, ya sapa lagi lkalo bukan PDIP, si Megawati, huuuu payah,,, gak sportif.....!!!
Nico Handani, bung Dadang memang salah untuk "menghina" mahasiswa sebagai binatang, namun mahasiswa sudah berulang kali menghina dengan membakar foto Sri Mulyani dan Boediono. Bahkan mahasiswa sampai menghina PRESIDEN dengan mengatakan PRESIDEN SEBAGAI BINATANG (kerbau). Kalau presiden aja bisa dihina sebagai "binatang" oleh mahasiswa, kenapa mahasiswa gak terima disebut "binatang"? Dan aparat kepolisian memang sudah benar, memeriksa Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) sebagai bukti kemahasiswaan. Sama aja dengan memeriksa orang yang masuk ke Indonesia KTP-nya diperiksa. jangan-jangan yang berdemo bukan mahasiswa lagi. Kalo memang benar mahasiswa, tunjukan bukti bahwa anda mahasiswa aktif dengan memperlihatkan KTM. Orang KTM aja bisa dipalsukan... apalagi gak punya... katanya mahasiswa aktif, koQ gak punya KTM?
Mahasiswa adalah kaum yang berintelkektual. tidak segampang yang anda pikirkan untuk memobilisasi Mahasiswa agar turun kejalan! untuk dadang ilham. saya juga mahasiswa dan anda mengatakan bahwa mahasiswa seperti binatang. Anda harusnya malu!!! dimana pemikiran luas anda untuk berkata seperti itu!!! coba lihat isi berita.dimana polisi meminta mahasiswa agar menunjukan KTM, itu adalah cara mereka agar Mahasiswa dapat disalah kan!! katanya anda mahasiswa, mana pemikiran luas anda!! jangan lihat dari satu sudut bung!!!!
Bagus pak polisi, bubarkan saja mahasiswa yang gak beres tsb, saya saja mahasiswa tidak berprilaku demikian, mahasiswa kok kaya binatang benar2 tidak kritis itu namanya, hanya kejelekan seseorang yang dilihat, kebaikannya malah tidak dilihat,,, mahasiswa banyak yang dimodali oleh orang2 yang kontra dengan SBY, ya sapa lagi lkalo bukan PDIP, si Megawati, huuuu payah,,, gak sportif.....!!!