Polisi Investigasi RS Pirngadi
Metrotvnews.com, Medan: Kepolisian Kota Besar Medan Sumatra Utara melakukan investigasi di Rumah Sakit Dokter Pirngadi, Selasa (9/2), terkait meledaknya trafo rumah sakit. Akibat ledakan tersebut empat pasien yang dirawat tiba-tiba meninggal dunia karena aliran listrik di rumah sakit menjadi terputus.
Investigasi dipimpin langsung Kepala Satuan Reserse Kriminal Kota Besar Medan Komisaris Polisi Jukiman Situmorang dan Kepala Kepolisian Sektor Medan Timur Ajun Komirasis Polisi Yatim Sari Nasution. Investigasi dilakukan di ruang tekhnikal rumah sakit di lantai satu, tempat meledaknya trafo.
Petugas juga menginvestigasi ruang IDU. Di ruang ICU petugas mengintrogasi sejumlah dokter dan perawat yang bertugas saat ledakan terjadi. Petugas juga berupaya mendapatkan data-data terkait meninggalnya dua pasien di ICU. Kedua pasien yang meninggal itu adalah Marujahan Pangaribuan, penderita kanker paru dan Febri yang menderita pendarahan otak.
Turut diperiksa petugas adalah ruang pharmatologi anak, tempat seorang pasien bayi berumur empat hari yang juga meninggal saat insiden ledakan terjadi. Selain ketiga korban tersebut, seorang penderita struk, Hariani, yang juga meninggal saat kejadian tersebut. Hingga kini polisi terus menyelidiki kaitan antara meledaknya trafo dengan meninggalnya empat pasien di RS Pirngadi.(RIZ)



