Tjahjo Kumolo: Koalisi Pemerintah Tak Solid, Rakyat Rugi
Headline News / Polkam / Minggu, 14 Februari 2010 10:04 WIB
Metrotvnews.com, Serang: Ketua Fraksi Partai Demokrasi Indonesia (FPDIP) DPR Tjahjo Kumolo menilai Pansus Century DPR dan wacana reshuffle atau perombakan kabinet merupakan bentuk tidak solidnya partai koalisi yang diusung Partai Demokrat. "Kami mengkhawatirkan keputusan politik pembangunan yang dibuat pemerintah ini justru akan merugikan kepentingan masyarakat," kata Tjahjo dalam Konferensi Daerah (Konferda) III DPD PDIP Provinsi Banten di Kota Serang, Ahad (14/2).
Konferda PDIP Banten digelar untuk konsolidasi menjelang tiga pemilihan kepala daerah di wilayah tersebut. Ketiga wilayah adalah Kabupaten Serang, Kota Cilegon dan Kabupaten Pandeglang. Konferda juga menetapkan Jayeng Rana sebagai ketua DPD PDIP Banten.(BEY)




Buat pimpinan Pusat PDIP, jangan terlena,jangan hanya percaya pada kata orang. Jika tdk ingin ditinggal kadernya (wong cilik) tolong lihat kebawah sudahkah para kader dibekali dengan pengetahuan tentang organisasi.Jangan hanya sampai tingkat DPC. Jangan kami hanya dimanfaatkan untuk kepenting sesaat kasihan pengurus PAC,Ranting dan anak ranting bagaimana kami hrs membiayai organisasi ini. Kami tetap militan tapi kami punya keterbatasan. Selamat berjuang Pansus BC kami tunggu hasilmu kami doakan kalian sehat dan dibukakan hati untuk berjuang dengan hati nurani,Bung Ganjar,Bung Maruara dllnya maju terus Tuhan YME bersamamu.....Merdeka !!!
Menungso senenge mung gawe ribuuut ae, mbokyo mas golek jalan sing apik, ini negara Indonesia, bukan negara bancak'an, cari solusi terbaik dan berikan pada pemerintah untuk dikaji, ditelaah lalu disimpulkan, jangan mencak-mencak sendiri coy...jalan musyawarah adalah yang terbaik untuk menentukan kebijakan agar Indonesia dapat keluar dari krisis panjang, satukan pendapat, rapatkan barisan, mari kita basmi Kebatilan sampai akar2nya, agar tidak ada lagi rakyat / pejabat kita yang serakah, kasihan donk rakyat menjerit sehingga melakukan apa saja yg dapat menghasilkan uang, ...ya......ujung2nya duit juga....neng kenelah rusak'e
Yang penting Pansus harus bongkar tuntas kasus BC dan aliran duwitnya. Yang akan terbukti bersalah harus minggir dan bertanggungjawab. Pemakzulan juga mungkin oleh UUD. Setiap fraksi juga punya mandat dari pemilih dan simpatisannya, disinilah arti "kepentingan politik". Sah saja! Mitra koalisi tentu tidak mau disuruh "mengubur bangkai gajah". Melawan kemunafikan kekuasaan dan merapat pada kepentingan rakyat, bukan kepentingan luar negri, adalah sah, juga menurut akhlak dan etik. Koalisi KIB II sudah waktunya bubar. Golkar kini diteropong apa berani mengabdi bangsa atau akan meneruskan visi misi Sekber Golkar. Semua tunggakan pajak harus dituntaskan, demi rakyat. Namun dalam koalisi menohok kawan seiring juga demi keslamatan visi misi antibangsa? Gombal!
PDIP rindu berkuasa lagi ya... ??? Sabar Tahun 2014 buktikan, apakah masih dicintai rakyat, OK Broooooo..........
KALAU PDI sampai MATAHARI BERHENTI BERSINAR LAGI,takkan pernah ketuanya jadi presiden lagi,dulu aja banyak kerugian negara yang disumbangkan oleh MEGAWATI,masalh BLBI DAN PULAU yang dijual mungkin kalau sampai 5 tahun negara ini bisa dijual juga karena presidennya otaknya otak udang apalagi kadernya.jadi jangan kritik terus dech karena dirinya sendiri nggak BECUS.sekarang uang cuma 6,7 trilyun dibesar besarkan itu aja kenyataannya hanya fitnah kadernya PDI,GOLKAR DAN CSNYA yang notabennya kalah dalam pemilihanpresiden.dasar kutu busuk yang bisanya hanya menggrogoti orang lain koreksi dulu dirinya baru komentar!