Rupiah Menguat
Metrotvnews.com, Jakarta: Rupiah menguat 21 poin dibanding penutupan kemarin. Pada perdagangan pagi ini, Rabu (24/2), rupiah berada di level Rp9.297 per dolar Amerika Serikat. Rupiah sepanjang hari ini diperkirakan mendapat tekanan.
Penguatan ini terjadi setelah dolar menguat di pasar spot sejak semalam. Pasar rupiah kembali meragukan kepulihan ekonomi di AS dan beralih ke mata uang dolar sebagai save haven atau simpanan yang aman.
Menurut ekonom Standart Charter, Fauzi Ikhsan, posisi bursa saham yang negatif akan berdampak pada pelemahan rupiah. Sementara Analis Harvest International Future, Toni Mariano, mengatakan, rupiah masih akan bergerak di level yang sama dengan kemarin. Meski demikian, Toni memperkirakan nilai rupiah cenderung melemah.
Saat ini bursa saham Asia bergerak negatif karena turunnya indeks kepercayaan konsumen di AS. Keadaan ini merupakan posisi terburuk bursa Asia dalam 10 bulan terakhir.
Pasar kini tengah menanti pernyataan Gubernur Bank Sentral AS, The Fed, Ben Bernanke tentang pertumbuhan ekonomi di AS. Jika Bernanke mengeluarkan pernyataan positif, maka pasar kemungkinan akan mendapat sentimen negatif.
Diperkirakan sepanjang hari ini rupiah akan mendapat tekanan. Rupiah diprediksi berada di level Rp9.280 hingga Rp9.330 per dolar AS.(DSY)



