Taufik Kiemas Bantah Bahas Pemakzulan

Headline News / Polkam / Kamis, 25 Februari 2010 11:14 WIB

Metrotvnews.com, Jakarta: Pimpinan MPR bertemu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Kantor Presiden, Jakarta Pusat, Kamis (25/2). Pertemuan membahas pergelaran sidang paripurna MPR, 1 Maret 2010.

Ketua MPR Taufik Kiemas membantah pertemuan terkait dengan aturan pemakzulan Presiden dan Wakil Presiden. "Ini bicara mensukseskan Pancasila, Undang Undang Dasar 1945 dan NKRI. Pemakzulan beda lagi tempatnya, bukan di tempat ini," Taufik memberikan penjelasan kepada wartawan.

Sehari sebelumnya, Wakil Ketua MPR Hajriyanto Thohari mengatakan salah satu agenda sidang paripurna MPR membahas peraturan pemakzulan Presiden dan Wakil Presiden.

"Sidang paripurna MPR memiliki agenda tunggal mengesahkan Rancangan Keputusan MPR tentang Peraturan Tata Tertib MPR dan rancangan keputusan MPR tentang Kode Etik MPR. Rancangan itu juga memuat tentang pemakzulan," kata Hajriyanto.(BEY)



Bookmark and Share

KOMENTAR [2]

  • jetro, Senin, 1-Maret-2010

    yang salah harus di hukum tanpa pandang bulu, supaya pemimpin selanjutnya tahu diri n rakyat tidak dibodohin lewat pencitraan...TERANG benderang berarti apapun bisa dilihat dan kelilhatan dong...

  • 8 mata, Kamis, 25-Februari-2010

    ya bener ngapain pake pemakzulan tidak ada hukumnya,,,salah dimakzulkan,,tapiiiii,,,kalau salah ya harus dicabut mandatnya,,,,itu anjuran pancasila dan uud'45.

KIRIM KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar Anda
Kode Keamanan
 

© 2004 - 2012 MetroTVNews.com All rights reserved.
Comments & suggestions please email webmetro@metrotvnews.com
FANS INGIN BARCA REKRUT GARETH BALE DARI SPURS   *   USAI DIRAWAT AKIBAT PNEUMONIA, LEGENDA SEPAK BOLA PORTUGAL EUSEBIO DIIZINKAN PULANG   *   PRESIDEN OBAMA UCAPKAN SELAMAT TAHUN BARU PADA WARGA DUNIA   *   FERGIE KECEWA MU DIKALAHKAN BLACKBURN 2-3   *   INDONESIAN POLICE CONTINGENT IN SUDAN PRESENTED FINANCIAL ASSISTANCE TO REFUGEES IN THE DARFUR REGION   *   MICHAEL ESSIEN AKAN KEMBALI BELA CHELSEA MEDIO JANUARI 2012   *   KORBAN TEWAS AKIBAT BADAI THENE DI INDIA JADI 42 ORANG   *