Taufik Kiemas Tak Setuju Pemakzulan
Metrotvnews.com, Jakarta: Ketua MPR Taufik Kiemas menyatakan tidak setuju terhadap upaya pemakzulan. Menurut suami Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri itu pemakzulan hanya akan menimbulkan ongkos politik yang besar. Hal tersebut diutarakan Kiemas setelah bertemu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Kamis (25/2).
Menurut Taufik Kiemas, ia telah mengalami tiga masa dalam sejarah Indonesia yang melakukan pemakzulan. Hal tersebut ia merasakan bagaimana situasi politik yang kurang harmonis. Taufik Kiemas bertemu Presiden untuk melaporkan soal rencana rapat paripurna MPR, 1 Maret mendatang.
Dalam pertemuan tersebut Taufik Kiemas didampingi tiga Wakil Ketua MPR. Sedangkan Presiden Yudhoyono didampingi tiga menteri koordinator, Wakil Kapolri Yusuf Manggabarani, Panglima TNI Joko Santoso dan Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi.(DOR)




Aghhhhhhh...PENJILAT JUGA NEHHHH.........
Pak Teletubbies, anda ternyata penjilat SBY ya.., ketahuan dech.., makanya gue heran orang dulu bapak jadi anggota DPR aja suka ngebolos kok bisa dipilih jadi ketua MPR, rupanya ini ya pak, heh heh... dasar teletubies, masih aja malas dan suka menjilat Belum pernah di plintir mbak mega ya pak?
Salut dan Hormat utk pak TK...maaf pd kesempatan ini utk bapak...selama ini saya tdk tahu langgam politik bapak....setelah tahu betapa arif dan bijaknya bapak...dimana melihat sesuatu pergerakan yg tidak perlu itu memerlukan ongkos dan pengorbanan yg besar....bapak melihat persoalan bangsa yg lebih besar...jadi saya hormat dan penghargaan setinginya dr saya prinbadi....selamat berjuang pak TK....
kesimpulan darimana bahwa wacana pemakzulan itu didasari rasa ingin balas dendam. aya aya wae panjenegan mah. kumaha? dasarnya lebih dlam dan bermakna dari itu kalau direnungkan dengan kapasitas yang memadai
Seorang Taufik Kiemas, meskipun suami Megawati, ketika menjabat menjadi ketua MPR sudah selayaknya menempatkan diri sebagai ketua MPR yang mewakili rakyat, bukan menjadi sambungan mulut partainya. Salut utk pak Taufik Kiemas. Pemakzulan yang didasari keinginan balas dendam semata adalah tindakan kriminal. Kalau memang terbukti bersalah dan memenuhi kriteria utk dimakzulkan, ya silakan saja...