Harga Gula dan Beras Picu Inflasi di Jember
Metrotvnews.com, Jember: Kenaikan sejumlah komoditas bahan makanan memicu angka inflasi di Kabupaten Jember, Jawa Timur. Inflasi memang lebih rendah dari Desember 2009. Namun, kenaikan harga beras dan gula diperkirakan akan terus terjadi. Ini seiring rusaknya sejumlah areal persawahan akibat banjir dan hama wereng.
Komoditas tertinggi yang memicu terjadinya inflasi di Jember adalah beras dan gula. Adalah sebesar 4,5 persen. Disusul dengan minyak tanah dan sayuran masing-masing 1, 86 persen dan 2,55 persen. Menurut Kepala Badan Pusat Statistik Jember, Nela Oktaviana, sejauh ini pemicu angka inflasi dipengaruhi harga beras dan gula di pasaran yang terus merangkak naik akibat cuaca buruk.
Jika dibanding 10 daerah lain di Jawa Timur, tingkat inflasi di Jember lebih rendah, 0,30 persen. Dari pantauan di Pasar Tanjung, Jember, harga beras naik hingga 10 kali selama sebulan mulai dari Rp5.000 kini mencapai Rp7.000 per kilogram untuk beras berkualitas super.
Untuk harga gula, naik menjadi Rp12 ribu dari sebelumnya Rp11 ribu per kilogram. BPS Jember memprediksi angka inflasi akan dapat kembali terkendali seiring masuknya panen raya Maret hingga April 2010.(BEY)



