Rupiah Datar
Metrotvnews.com, Jakarta: Mata uang rupiah cenderung tidak berfluktuasi (flat). Rupiah pada perdagangan valas, Jumat (5/3) pagi, diperdagangkan di level Rp 9.270 per dolar Amerika Serikat atau melemah lima poin ketimbang penutupan kemarin.
Menurut ekonom Standard Charterred Bank Fauzi Ichsan, penurunan rupiah terjadi di akhir pekan. Pasalnya investor cenderung "wait and see". Di saat itulah diprediksi terjadi aksi ambil untung (profit taking). Fauzi menilai, dari menguatnya posisi bursa regional, rupiah berpotensi menguat.
Tapi, tambah Fauzi, kenaikan rupiah tak terlalu banyak akibat aksi ambil untung itu. Fauzi memprediksi, penguatan rupiah sebagai efek penguatan bursa regional bisa dilihat pekan depan. Sepanjang perdagangan hari ini rupiah ditaksir bergerak di rentang Rp 9.250 hingga Rp 9.300 per US$.(*****)



