Dua Bupati Bersitegang Berebut Tapal Batas
Metrotvnews.com, Masohi: Sengketa tapal batas antara Kabupaten Maluku Tengah dan Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku, kembali memanas. Rombongan bupati Seram Barat yang akan memasang batas wilayah kabupaten, dihadang rombongan bupati Maluku Tengah.
Masing masing peserta rombongan bupati terlibat adu mulut. Bahkan Bupati Maluku Tengah Abdullah Tuasikal dan Bupati Seram Barat Jakobus Puttileihalat ikut terlibat ketegangan. Abdullah bahkan nyaris dikeroyok massa dari Seram Barat. Beruntung aparat kepolisian yang mengawal kedua rombongan berhasil melerai kedua kelompok.
Akibat kericuhan ini pengukuran tapal batas dua kabupaten batal dilakukan. Tim dari Departemen Dalam Negeri langsung meninggalkan lokasi.
Sengketa tapal batas antara Kabupaten Maluku Tengah dan Kabupaten Seram Bagian Barat ini sudah berlangsung sejak Kabupaten Seram Bagian Barat dimekarkan dari Kabupaten Maluku Tengah. Desa Elpaputih yang merupakan perbatasan antara kedua wilayah, menjadi rebutan dua kabupaten ini.(DSY)




Masing-masing tak mau mengalah. Pemerintah propinsi dan pusat juga tak mau ambil sikap. Membiarkan kondisi terjadi seperti ini. Lalu masyarakat tetap menderita
@BUNG EFFAN : ITU IDE SOLUSI YG BAGUS! SEKARANG INI AKIBAT DESENTRALISASI YG KEBABLASAN KMD MUNCUL AROGANSI KEDAERAHAN YG BERBAHAYA BAGI INTEGRITAS KEUTUHAN BANGSA INI.
ya begitulah, pemilihan langsung resikonya seperti ini, rakyat memilih karena uang atau senang atau cerdas tidak dapat dilihat, akhirnya kalau sdh terjadi 'perang' seperti ini baru ketahuan bahwa bnyk pemimpin tingkat kabupaten / kota yang tidak cerdas dan sok
DUA BUPATI YANG SAMA2 TIDAK CERDAS, NGATASI MASALAH TAPAL BATAS SAJA NDAK BISA, BAHKAN PERLU PERANG MULUT SEGALA. DAN YANG PALING TIDAK CERDAS ALIAS BEGO ADALAH TIM DEPDAGRINYA TIDAK BISA MENGAMBIL LANGKAH2 YANG TEPAT. SOLUSINYA HANYA ADA PADA MASYARAKAT ( DESA ) YANG DIPEREBUTKAN. TANYAKAN PADA MEREKA DALAM SEBUAH REMBUQ DESA YANG PARTISIPATIF, FASILITATOR BUKAN DARI 2 KAB. YANG BEREBUT. 2 KABUPATEN HARUS MEMBERITAHUKAN KEUNTUNGAN DAN KERUGIAN JIKA MASUK KABUPATEN MEREKA, NACH MASYARAKAT AKAN LEBIH MUDAH MEMILIH KAB. MANA YANG LEBIH MENGUNTUNGKAN BAGI DESA MEREKA. MASALAH PETA BISA DIRUBAH SETIAP SAAT SEBAGAIMANA MUDAHNYA PEMEKARAN KABUPATEN.
Kejadian serupa pernah terjadi antara Kabupaten Tanah Bumbu dan Kab. Banjar Prop.Kalimantan Selatan . Namun alhamdulillah dapat diselesaikan denga damai, sehinga warga di masing-masing desa yang berbatasan saling beraktivitas dengan normal. Layak pihak yang bersengketa untuk tukar pikiran dengan mereka yang pernah mengalami dan mengatasi kasus serupa. Wallahualam