Polisi Sweeping Rumah Kos Mahasiswa di Kupang
Metrotvnews.com, Kupang: Polisi di Kupang, Nusa Tenggara Timur, akhirnya melakukan sweeping ke rumah-rumah kos para mahasiswa pelaku tawuran, Ahad (7/3). Langkah ini diambil setelah tawuran kembali berlanjut tadi malam dan menewaskan seorang mahasiswa. Dalam sweeping tersebut, polisi menyita puluhan senjata tajam.
Sweeping dipimpin langsung Kepala Kepolisian Resor Kota Kupang Ajun Komisaris Besar Polisi Heri Sulistianto, tadi pagi. Polisi berhasil menyita puluhan senjata tajam, seperti tombak, busur dan panah, serta parang yang disembunyikan di balik kasur dan loteng kamar. Mahasiswa yang kedapatan menyembunyikan senjata tajam sementara diamankan petugas.
Dalam tawuran antara mahasiswa Pulau Alor dan Pulau Sumba, ini seorang mahasiswa tewas tertembus panah. Sementara dua lainnya kritis. Kerusuhan juga menyebabkan enam unit kendaraan roda dua dan dua rumah kos terbakar.
Heri menduga tawuran antar-mahasiswa kos ini merupakan aksi lanjutan dendam lama. Sebab, sebelumnya, terjadi beberapa kali tawuran antar-mahasiswa asal Alor dan Sumba. Namun, korban tewas sendiri bukan berasal dari kedua pulau tersebut. Esa Neno Nahak alias Neno, mahasiswa semester VI jurusan FKIP di salah satu perguruan tinggi swasta di Kupang, asli putra Kabupaten Belu.(DSY)




waduh....mau jadi apa bangsa ini kalau para intelektual muda kerjanya cuma tawuran dan demo..kapan belajarnya.....tolonglah..jangan slalu menyusun rencana demo..dan tawuran tapi marilah kita bersama membangun bangsa ini biar tidak semakin terpuruk...dan jangan slalu menyusahkan masyarakat di jalan