Warga Dua Desa di Cirebon Saling Serang
Headline News / Nusantara / Minggu, 7 Maret 2010 15:04 WIB
Metrotvnews.com, Cirebon: Tawuran antar-penduduk desa di Cirebon, Jawa Barat, Ahad (7/3) kembali pecah. Selain merusak puluhan rumah, insiden ini juga melukai dua pemuda desa. Korban mengalami luka akibat tertancap anak panah.
Tawuran kali ini melibatkan warga Desa Sirnabaya dan Purwawinangun di Kecamatan Gunungjati. Tawuran ini berawal antar-pemuda desa, namun meluas menjadi tawuran antar-warga.
Diduga penyebab tawuran akibat kesalahpahaman antar-pemuda di dua desa tersebut. Warga kedua desa akhirnya saling serang dengan bersenjatakan batu dan panah.
Pasca-tawuran, sejumlah polisi mengamankan kedua desa untuk mengantisipasi adanya tawuran susulan. Polisi juga menyisir dua desa untuk mencari para pelaku tawuran.(DSY)




Banyak tawuran dimana-mana, seperti jaman purba rasanya.. padahal sekarang sudah era digital bung! janganlah melulu menyalahkan pemimpin bangsa, karena sebenarnya semua itu tanggungjawab kita bersama... Cobalah menahan diri, menahan emosi... Katanya Indonesia merupakan negara islam terbesar dunia? Apakah kita gak malu?
Sudah tidak aneh dan asing lagi, dan sudah terbiasa tawuran antar desa,antar kampung terjadi dimana - mana. ini akibat moral dan etika bangsa kita menurun, sebab disekolah sekarang sudah tidak ada `pelajaran budi pekerti, sehingga generasi muda kita sekarang kurang memahami etika, budi pekerti dan sopan santun atau tata krama,
Banyaknya tawuran antar warga/pelajar/mahasiswa dsb apakah ini karena degradasi moral bangsa ataukah tidak adanya tanggung jawab moral para pemimpin bangsa dan tokoh masyarakat/profesi ataukah karena salah kelola kehidupan sosial kita yang tidak seimbang antara pemenuhan kebutuhan rohani dan jasmani diperparah dengan hedonisme yang selalu dipropagandakan lewat media informasi ? adakah kepedulian kita untuk melakukan usaha prefentif ? baik dari segi regulasi atau yang lainnya, ataukah ini karena persoalan Ham yang kelewat batas dan salah guna ! mari kita mulai dari diri sendiri, keluarga, masyarakat dan negara untuk memperbaiki keadaan ini ! semoga menjadi lebih baik