Warga Eks Timtim Terlibat Bentrok di Kupang
Metrotvnews.com, Kupang: Rebutan lahan tambang batu mangan di Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, Ahad (7/3), antarsesama penambang liar berujung bentrok. Dua bangunan basecamp dan beberapa peralatan tambang dirusak dan dibakar massa. Kepolisian Resor Kupang yang dibantu Brimob dan tentara, berkali-kali harus melepaskan tembakan peringatan untuk membubarkan bentrokan antara warga lokal dan ratusan warga eks Timor Timur itu.
Desa Naunu, Kecamatan Fatuleu, diperebutkan warga karena kaya dengan batu mangan. Bentrokan mengakibatkan dua bangunan milik Hendrikus Manbait rusak. Sebanyak 500-an warga eks Timtim juga membakar dua unit dapur, satu mesin genset, satu mobil, satu mesin giling, ratusan lembar seng dan belasan lapak tamban g milik Hendrikus.
Salah seorang penambang Lukius Manbait mengatakan, warga eks Timtim menyerbu basecamp dengan membawa senjata tajam dan panah. Pemilik tambang Hendrikus Manbait terluka. Beruntung serangan ini terjadi saat para pekerja libur sehingga tidak menimbulkan korban.
Diduga bentrokan dipicu penolakan pemilik tambang terhadap warga eks Timtim yang ingin menambang mangan di atas lahannya. Berdasarkan penyelidikan polisi, bentrokan dipicu hilangnya seorang warga eks Timtim di lokasi tambang. Fakta lainnya penambangan batu mangan itu dilakukan tanpa izin.(RIZ)



