Permintaan Properti di China Mengeringkan Likuiditas Dalam Negeri
Metrotvnews.com, Jakarta: Sentimen negatif dari China diperkirakan bisa mengeringkan likuiditas pasar modal dalam negeri. Selain itu, bubble properti di China juga dapat berpengaruh pada capital outflow dalam negeri.
Menurut analis saham, Asti Pohan, investor China mungkin akan menarik modalnya ke negara asalnya. Penarikan ini menyusul membanjirnya permintaan properti dibanding persediaan atau bubble properti.
Asti mengatakan, hal ini akan berdampak pada likuiditas dalam negeri. Namun ia tak dapat menyebutkan secara pasti nilai pengerutan tersebut. Selain itu, BI Rate yang berada di level cukup rendah dapat mencegah dampak pengetatan kredit perbankan China. Pengetatan suku bunga bisa menimbulkan inflasi di China serta meningkatkan suku bunga acuan.(***)



