Rupiah Terpacu
Metrotvnews.com, Jakarta: Mata uang rupiah kembali melanjutkan penguatan atas dolar Amerika Serikat. Di perdagangan valuta asing, Selasa (9/3) pagi, rupiah menembus level Rp9.185 per US$ atau menguat 15 poin.
Menurut Head of Forex Exchange CIMB Niaga Emanuel Kriswijayanto, rupiah masih dalam tren menguat meskipun pergerakan bursa Asia cukup variatif. Menurut Emanuel, jika level Rp9.175 per US$ berhasil ditembus, rupiah akan mencoba level resistensi baru. Ditambah, aksi ambil untung (profit taking) dan permintaan korporasi akan dolar juga masih berlangsung.
Dalam waktu dekat, investor akan mewaspadai dampak keputusan China mempertahankan sistem mata uang yuan. Menurut Kris, hal itu akan berdampak ke mata uang rupiah.
China diprediksi menambah cadangan devisa dalam rupa dolar dan emas, sehingga nilai keduanya meningkat. Spekulan diperkirakan ikut beralih ke dolar dan emas.
Sepanjang hari ini rupiah diprediksi bergerak di level konsolidasi. Hingga perdagangan siang nanti rupiah ditaksir berada di rentang Rp9.175 hingga Rp9.225 per US$.(*****)



