Adik Amrozi Tak Yakin Dulmatin Tewas
Metrotvnews.com, Surabaya: Ali Fauzi, adik almarhum Amrozi yang juga pernah bersama dengan Dulmatin di Filipina dan Afganistan, angkat bicara. Ia tak begitu yakin yang ditembak mati Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror di Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Banten, adalah Dulmatin.
Ketidakyakinan Ali Fauzi bukan tanpa alasan. Ali mengenal Dulmatin memiliki karakter menyerang lebih dulu daripada harus bertahan. Namun, yang terjadi di Pamulang tidak terjadi perlawanan yang cukup sengit. Menurut Ali, dengan kemampuan di bidang militer yang cukup baik, Dulmatin memiliki kemampuan membuat bom dengan sangat baik.
Terkait dengan persenjataan Dulmatin, Ali Fauzi mengatakan Dulmatin menyukai senjata serbu jenis Armalet dan M16. Sedangkan jenis pistol, dia suka Glob Beretta. Keduanya dianggap efektif karena memiliki daya tampung peluru yang lebih banyak daripada revolver dan bisa bekerja otomatis.
Jika benar yang tertembak adalah Dulmatin, Ali Fauzi mengingatkan bahwa gerakan Dulmatin tidak lantas selesai. Pasalnya, aringannya sangat banyak dan rapi.(BEY)




@umat islam: Jangan sentimen sama Amerika. Semua orang di dunia ini SAMA saja, jadi jangan membenci seperti itu. Dari sekian banyak pelaku teroris memang kenyataannya umat islam. Ya mau bagaimana lg, tentu stigma teroris menempel. Rajin sholat tp ngeBOM, sama aja boong. Amerika tidak akan menyerang kalau tidak diserang duluan lewat 11 september 2001. JIHAD apaan! bodoh!
satu hal yang tidak pernah disadari oleh pemerintah (terutama DENSUS 88).... masalah ini tidak akan pernah selesai jika negara ini loyal kepada amerika dan menerapka sistem2nya seolah di atas segala2nya.... sungguh tragis orang2 yang lantang mengatakan TERORIS jika pelakunya adalah orang ISLAM, namun DIAM seribu bahasa jika Amerika dan sekutu2nya berbuat brutal kepada ISLAM.... sampai kapan masalah ini selesai??? sepertinya sampai bumi berhenti berputar....
sebagai warga negara saya bersyukur keprofesionalan kepolisian dengan penangkapan gembong teroris kemarin maka rasa ketakutan dan kecemasan masyarakat kian berkurang ancaman bom tak semakin terdengar.dengan kejadian tersebut pihak kepolisian juga hendaknya semakin waspada dan mengawasi kederadaan pihak piahak yang di duga menjadi dalang teroris seperti orang yang mengajarkan ajaran ajaran radikal dengan mengawasi dan menangkap pihak tersebut maka para apengikut teroris akan semakin berkurang ..meeka inilah yang menjadi aktor di balik terjadinya pemboman.