Pemilik Kos Kaget Teroris Kos di Rumahnya
Metrotvnews.com, Pamulang: Sebuah rumah kos di Jalan Salak, Pamulang Selatan, Banten, diduga sebagai tempat persembunyian teroris. Petugas Pusat Laboratorium Forensik Polri menemukan sejumlah bahan peledak di kos tersebut, Rabu (10/3). Polisi menduga bahan peledak itu milik tiga teroris yang tewas di Pamulang. Seorang di antaranya adalah Dulmatin alias Yahya Ibrahim.
Penemuan itu membuat pemilik kos, Ayu, geger. Ayu mengaku tak mengira orang yang mengontrak di rumahnya ternyata teroris kelas wahid. Ayu tak pernah mencurigai pengontrak tersebut. Dulmatin mengaku sebagai Yahya kepada Ayu.
"Yahya, orangnya biasa saja. Sama seperti warga lain. Saya sering melihat dia merokok dan berbincang dengan penghuni kos lain," kata Ayu kepada reporter Metro TV, Pangeran Punce.
Ayu mengaku sering bertemu dengan Yahya, terutama saat menagih uang kos. Wanita berambut panjang itu terakhir kali bertemu dengan Yahya dua pekan silam.
Ayu mengatakan, ia sempat tak percaya bahwa teroris yang tewas itu merupakan penghuni kosnya. Setelah ia melihat foto Dulmatin di media, ia yakin bahwa Yahya adalah Dulmatin.(***)




makanya kalau ngontrak rumah ke orang yang tdk dikenal.. hati-hati dong.. selidiki dulu siapa orangnya, asal usulnya.. dll.