Puluhan Imigran Gelap Diringkus di Lampung
Metrotvnews.com, Bandar Lampung: Sebanyak 21 imigran gelap asal Afghanistan dan Irak ditahan Kepolisian Daerah Lampung di sebuah hotel. Mereka dibekuk saat hendak menyeberang ke Merak, Banten, lewat Pelabuhan Bakauheni, dengan bus.
Salah seorang imigran mengaku berasal dari Irak. Dia mengaku telah lama tinggal di Malaysia. Muhammad Abdullah, namanya, mengatakan ikut rombongan pengungsi asal Afghanistan usai bertemu di Malaysia. Mereka masuk Indonesia lewat pPelabuhan Tanjungbalai Asahan.
Para imigran, yang mengaku korban perang itu, ditangkap petugas Kesatuan Pelaksanaan Pengamanan Pelabuhan Bakauheni dan Detasemen 88 di pintu gerbang Bakauheni. Mereka terjaring pengamanan ketat saat razia tersangka teroris di Bakauheni.
Menurut Kepala Urusan Ketertiban Masyarakat Ajun Komisaris Haruniyati, imigran itu masih diperiksa polisi. Mereka akan diserahkan ke Internasional Organisation for Migran (IOFM) organisasi yang menangani imigran di Jakarta lewat kantor imigrasi Bandar Lampung.
Sebelumnya kantor imigrasi Bandar Lampung juga berhasil menangkap 37 imigran asal Afghanistan. Semuanya telah diserahkan ke IOFM di Jakarta. Lampung menjadi persinggahan imigran gelap asal Afghanisatan. Maklum, letaknya strategis untuk menuju Australia dan Eropa.(RAS)



