PDIP Tidak Membela Kader yang Diduga Tersandung Hukum
Metrotvnews.com, Samarinda: Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tidak membela kader yang diduga terlibat kasus hukum. Itu dianggap urusan pribadi para kader yang bersangkutan. Demikian dikatakan anggota Pansus Hak Angket Bank Century yang juga fungsionaris PDIP, Maruarar Sirait, di sela Konferensi Daerah DPD PDIP Kalimantan Timur, baru-baru ini.
Pernyataan Maruarar terkait dimunculkannya kasus-kasus yang menimpa kader PDIP, Partai Keadilan Sejahtera, dan Golkar, dua minggu sebelum DPR menentukan Kasus Bank Century. Maruarar merasa aneh dengan diungkapnya kasus-kasus lama tersebut.
Sejumlah Kader PDIP disebut-sebut menerima suap pada pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia yang dimenangi Miranda Goeltom, 2004 lalu. Salah seorang diantaranya, Dudi Makmun Murod, yang telah ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi dan diajukan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi.(****)




ini "PARTAI BANTENG GILA...."
wakakaka pak maruarar sirait boleng bilang begitu tapi pak toufik kiemas bilang sebalik nya..akan ada persamaan persepsi dan ideologi maling dengan partai demokrat..kalo demokrat kesandung century maka PDIP kesandung BLBI ujung2 nya sesama maling jangan saling mengganggu...yg teriak2 kan cuma kroco2 yg notabene orang2 baru di partai namun yg menikmati uang century dan BLBI kan pejabat2 teras di partai masing 2...jadi? missionimposible lah..blum lagi partai GOLKAR yg ketuanya pengemplang pajak terbesar di indonesia dan penyebab masyarakat lapindo terlunta2 sampai saat ini...mengurus lapindo saja pak aburizal bakrie tak becus apalagi mengurus partai sebesar golkar? belum apa2 sudah di cap pengemplang pajak..sungguh partai2 besar saat ini tidak mencerminkan partai yang bermartabat...semua sama demi mendapat jabatan segala cara di halal kan..semoga pemilu tahun depan ada partai baru yang benar2 bersih bukan partai maling teriak maling
Membela tidak..tapi..mengkawal...intervensi juga..lebihi lagi pemaksaan kehendak rame2