Kasus Century Memunculkan Keraguan Investor
Market Review / Ekonomi - / Senin, 15 Maret 2010 09:54 WIB
Metrotvnews.com, Jakarta: Gejolak politik terkait Kasus Bank Century menyebabkan banyak investor lokal dan asing ragu atau wait and see dalam berinvestasi di Indonesia. Indonesia bisa kalah bersaing dengan negara lain dalam menarik investasi langsung. Demikian dikatakan Menteri Perindustrian M.S Hidayat di Jakarta, baru-baru ini.
Pembahasan Kasus Century pascakeputusan Pansus Hak Angket Banck Century memunculkan rumor pergantian Menteri Keuangan Sri Mulyani. Padahal, menurut M.S Hidayat, Sri Mulyani memiliki reputasi baik bagi investor pasar modal. Para investor pun ragu. Ini bisa dimanfaatkan negara kompetitor untuk mengambil keuntungan.(****).




KAWAL TERUS UNTUK REALISASIKAN DAN GUNAKAN SECARA BIJAK UNTUK KEPENTINGAN RAKYAT MAKA HAK MENYATAKAN PENDAPAT DARI DPR-MPR, DUET SBY-BUDIONO BISA ANGKAT KAKI DARI ISTANA NEGARA . GANYANG REZIM PREDATOR !!! " SATUKAN KEKUATAN RAKYAT INDONESIA, BULATKAN KEKUATAN PERJUANGAN !!! GALANG PERSATUAN & KESATUAN DISELURUH WILAYAH DAN ELEMEN RAKYAT INDONESIA !!! LAWAN, LAWAN !!! LAWAN, REZIM PREDATOR !!! Beberapa penelusuran dan pengungkapan Skandal yang tidak jelas arah dan tujuannya mencabik-cabik hati nurani rakyat Indonesia. Beberapa Skandal yang mengakibatkan UANG RAKYAT raib di RAMPOK para PROFESIONALIS & POLITISI yang bercokol diinstitusi PEMERINTAHAN abu-abu, antara lain : 1. METROPOLIS SKANDAL PERTAMINA Rp. 700 Triliyun, 2. MEGA SKANDAL BANK CENTURY Rp. 6.7 Triliyun, 3. REKENING LIAR 15 PERWIRA POLRI 4. Dana BLBI 600 Triliyun 5. DANA ABADI UMAT KEMENTRIAN AGAMA. 6.FLAMBOYANT SKANDAL LAPINDO. Kinerja dibidang hukum, adanya upaya dan terjadi pengexlusifan hukum baik Perdata dan Pidana. Ini adalah bentuk makar terhadap UUD 1945 dan Menentang keinginan rakyat indonesia. Yang di tetapkan dalam TAP-TAP MPR sebagai acuan menjalankan roda pemerintahan. " GANYANG !!! GANYANG !!! GANYANG, REZIM PREDATOR !!! GANTUNG KORUPTOR !!!
peduli amat sama kompetitor,,,pikirin aja rakyat sendiri, kekuatan ekonomi yang berasal dari dalam tidak mengandalkan dana luar negeri...
biarkan indonesia hancur karna ulah dpr/pansus. Suruh aja dpr tanggung jawab tapi apa mau karna ke egoissannya. Dpr tidak membantu pemerintahan sby melainkan untuk menggagalkannya karena ambisi jabatan. Bagi parpol yang kalah pemilu kemarin kan udah habis banyak karena uange gak kembali dan tidak dpt apa2 alias rugi ya gitu dech..........streeeeeeeeeeeeeeesssssssssssssssss awas jadi gila gak siap bangkrut
Bravo Pa Menteri Perindustrian. Ini statement yang baik danfair. Janganmau disalahkan kalau Investor pada kabur kenegara lain dan juga jangan ambil keputusan2 untuk meng encourage investor datang ke Indo. Maksudnya baik untuk perekonomian negara, nanti bisa di Pansus ladi oleh DPR, jangan jadi korban lagi oleh anggota2 TAMAN KANAK KANAK di Senayan. Jika para investor enggan dan nantinya pada kabur, suruh saja anggota pansus yang menyelesaikan. Jangan hanya bisanya hambur2kan uang untuk sidang demi kepentingan partainya saja dangan mengatas nama kan rakyat. Rakyat yang mana ????