Lagi, Jenazah Korban Kebakaran Swallow Ditemukan

Megapolitan / Metropolitan / Senin, 15 Maret 2010 11:06 WIB

Metrotvnews.com, Jakarta: Tim evakuasi kembali menemukan satu jenazah korban kebakaran pabrik sandal Swallow di Jalan Kamal Raya, Tegalalur, Kalideres, Jakarta Barat, Senin (15/3). Kondisi jenazah yang nyaris hancur itu diperkirakan berjenis kelamin laki-laki.

Lokasi ditemukannya jenazah tidak jauh dari tempat penemuan dua jenazah korban lainnya, Sabtu lalu. Jenazah itu diperkirakan bernama Parngat, seorang petugas pemadam kebakaran di pabrik.

Endah, seorang anggota tim evakuasi mengatakan, jenazah itu diduga Parngat setelah ditemukan sejumlah barang di dekatnya, yakni kunci loker, cincin, dan kunci sepeda motor.

"Kunci loker hanya dimiliki dua karyawan pabrik, Pak Musa dan Pak Parngat. Ada juga cincin yang dipakai Pak Parngat. Yang ketiga, kunci sepeda motor yang kemungkinan juga punya Pak Parngat" kata Endah.

Sebelumnya, tim evakuasi menemukan empat jenazah yang didga jasad Rusli Karmoko,  Liana, Andriati Wiratningsih, dan Parngat. Ditemukannya lagi jenazah yang diduga Parngat pun sempat memunculkan kebingungan.

Parngat merupakan pensiunan Pemadam Kebakaran Suku Dinas Jakarta Barat yang kemudian bekerja di pabrik sandal. Jenazah korban telah dibawa petugas ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo untuk diautopsi sekaligus diidentifikasi.(****)



Bookmark and Share

KOMENTAR [0]

KIRIM KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar Anda
Kode Keamanan
 

© 2004 - 2012 MetroTVNews.com All rights reserved.
Comments & suggestions please email webmetro@metrotvnews.com
FANS INGIN BARCA REKRUT GARETH BALE DARI SPURS   *   USAI DIRAWAT AKIBAT PNEUMONIA, LEGENDA SEPAK BOLA PORTUGAL EUSEBIO DIIZINKAN PULANG   *   PRESIDEN OBAMA UCAPKAN SELAMAT TAHUN BARU PADA WARGA DUNIA   *   FERGIE KECEWA MU DIKALAHKAN BLACKBURN 2-3   *   INDONESIAN POLICE CONTINGENT IN SUDAN PRESENTED FINANCIAL ASSISTANCE TO REFUGEES IN THE DARFUR REGION   *   MICHAEL ESSIEN AKAN KEMBALI BELA CHELSEA MEDIO JANUARI 2012   *   KORBAN TEWAS AKIBAT BADAI THENE DI INDIA JADI 42 ORANG   *