Pengelola Mall akan Kurangi Konsumsi Listrik

Bisnis Hari Ini / Ekonomi - / Selasa, 16 Maret 2010 15:11 WIB

Metrotvnews.com, Jakarta: Rencana pemerintah menaikkan tarif dasar listrik sebesar 15 persen, Juli mendatang, banyak menimbulkan keresahan. Meskipun menurut Bank Indonesia kenaikan tarif tidak banyak berimbas pada inflasi.

Selain industri dan rumah tangga, sejumlah pusat perbelanjaan juga ikut panik dengan kenaikan tarif. Seperti yang terlihat di salah satu pusat perbelanjaan di kawasan Semanggi, Jakarta. Baik tenant maupun peritel yang sangat tergantung pada pasokan listrik tidak antusias menyambut kenaikan tarif.

Kenaikan tarif biasanya akan berimbas pada kenaikan harga meskipun tingkat inflasi diperkirakan tidak banyak berubah. Kondisi ini membuat konsumen terpaksa menahan nafsu belanjanya untuk subsidi silang ke biaya listrik yang akan menguras kantong rumah tangga. Beberapa pengunjung seakan tidak rela dengan rencana pemerintah ini.(DOR)



Bookmark and Share

KOMENTAR [0]

KIRIM KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar Anda
Kode Keamanan
 

© 2004 - 2012 MetroTVNews.com All rights reserved.
Comments & suggestions please email webmetro@metrotvnews.com
FANS INGIN BARCA REKRUT GARETH BALE DARI SPURS   *   USAI DIRAWAT AKIBAT PNEUMONIA, LEGENDA SEPAK BOLA PORTUGAL EUSEBIO DIIZINKAN PULANG   *   PRESIDEN OBAMA UCAPKAN SELAMAT TAHUN BARU PADA WARGA DUNIA   *   FERGIE KECEWA MU DIKALAHKAN BLACKBURN 2-3   *   INDONESIAN POLICE CONTINGENT IN SUDAN PRESENTED FINANCIAL ASSISTANCE TO REFUGEES IN THE DARFUR REGION   *   MICHAEL ESSIEN AKAN KEMBALI BELA CHELSEA MEDIO JANUARI 2012   *   KORBAN TEWAS AKIBAT BADAI THENE DI INDIA JADI 42 ORANG   *