Ratusan Pengunjuk Rasa di Thailand Menyumbang Darah
Metrotvnews.com, Bangkok: Ratusan ribu pengunjuk rasa antipemerintah di Bangkok, Thailand, Selasa (16/3), akan menyumbangkan darah mereka. Hal itu merupakan bagian dari rencana menyiram kantor pemerintah Thailand dengan darah, sekaligus sebagai simbol tuntutan agar pemerintah menggelar pemilihan umum.
Para pengunjuk rasa yang mengenakan kaos merah ini berbaris untuk diambil darahnya oleh perawat. Aksi dilakukan sehari setelah pemimpin aksi menyatakan akan mengumpulkan satu meter kubik darah, atau setara dengan 1.000 botol minuman yang akan ditumpahkan di gedung pemerintah nanti malam.
Sebanyak 100 ribu pengunjuk rasa berkaos merah berkumpul sejak Ahad lalu di Bangkok. Mereka menuntut Perdana Menteri Abhisit Vejajiwa membubarkan parlemen. Setiap demonstran akan menyumbang 2 hingga 20 sendok darah, sehingga terkumpul 1.000 liter darah.
Untuk menghadapi aksi ratusan ribu demonstran ini pemerintah Thailand menyiagakan 50 ribu tentara di Kota Bangkok. Thailand terus dilanda kekacauan politik sejak 2006, saat unjuk rasa anti-Thaksin dimulai. Tahun 2008, saat sekutu Thaksin berkuasa, massa berkaos kuning menduduki kantor perdana menteri selama tiga bulan, dan dua bandara selama sepekan.(RIZ)



