Aksi Membela Jenderal Fonseka Ricuh
Metrotvnews.com, Pandura: Unjuk rasa menentang pengadilan militer terhadap mantan Panglima Angkatan Bersenjata Sri Lanka Jenderal Sarath Fonseka di Pandura, Selasa (16/3), berakhir ricuh. Polisi membubarkan paksa pengunjuk rasa dengan gas air mata.
Dalam unjuk rasa tersebut, sebanyak 14 demonstran ditangkap. Sedangkan dua lainnya harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan.
Oposisi dan kelompok hak asasi manusia mengecam keras penangkapan Jenderal Fonseka. Mereka menuding pemerintah membalasa seseorang yang berani menantang Presiden Mahinda Rajapaksa untuk melakukan pemilihan ulang.
Fonseka pun harus berhadapan dengan penegak hukum karena dituding telah mempersiapkan dasar kampanyenya sebagai presiden. Sedangkan dia masih mengenakan seragam militer.(RAS)



