Investor Asal Jepang Tertarik Berinvestasi di Indonesia
Metrotvnews.com, Tokyo: Sejumlah investor asal Jepang mengaku tertarik untuk berinvestasi di Indonesia. Namun minimnya infrastruktur energi dan lamanya perizinan di Indonesia menjadi kendala dalam berinvestasi.
Demikian hal ini terungkap dalam rangkaian seminar Asian Business Summit di Jepang, Rabu (17/3), pengusaha Jepang mengakui tingginya prospek berinvestasi di Indonesia. Menurut investor Jepang, Indonesia memiliki pangsa pasar yang besar dan upah tenaga kerja yang relatif rendah dibanding negara lain.
Apalagi pemerintah Indonesia telah berkomitmen memberikan kemudahan investasi seperti pemberian insentif fiskal. Rencana pemberian insentif fiskal ini disambut baik oleh kalangan pengusaha. Walaupun tertarik dengan peluang investasi di Indonesia, salah satu perusahaan Jepang di Indonesia, PT Takii yang mengeluhkan lamanya pengurusan izin di Departemen Pertanian.
Perusahaan pangan ini mengungkapkan pengurusan izin yang seharusnya hanya satu pekan, terlambat hingga sebulan. Sedangkan perusahaan truk Komatsu dan perusahaan alat komputer Epson mengeluhkan minimnya infrastruktur pendukung kegiatan ekonomi di Indonesia, termasuk di antaranya masalah pasokan gas yang minim, seperti yang dikeluhkan perusahaan jepang di Indonesia, PT Meiwa.
Atas keluhan investor dalam masalah infrastruktur, Menteri Perindustrian M.S Hidayat mengatakan pemerintah tengah membangun tol Cikarang-Cibitung untuk memudahkan aktivitas bisnis. Sedangkan untuk mengatasi keluhan lainnya, M.S Hidayat mengaku masih akan membahasnya dengan sejumlah kementerian yang terkait.(RIZ)




Jangankan Jepang, seluruh negara didunia ini sangat tertarik berinvestasi di Indonesia, karna tidak akan merugi dan akan selalu untung berinvestasi di Indonesia, bila nanti mau bangkrut akan dibantu uang (bailout) oleh Pemerintah Indonesia (Lihat Kasus Bank Century),,, kkkkk
Seperti berjualan barang, pedagang ingin pembeli segera membayar barang yang dibeli. Sehingga pedagang secara sadar memberikan kemudahan pembayaran kepada pembeli, bukan dipersulit, jika pembeli tidak mau bayar dan menunda membayar tentu pedagang tidak mendapat pemasukan dong. Semoga bermanfaat.