Indonesia Berjuang Keluar dari Pengawasan Perdagangan AS
Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah akan menggunakan momentum kedatangan Presiden Amerika Serikat Barack Obama untuk dapat keluar dari "priority watch list" perdagangan Amerika.
Sejak tahun 2009 Indonesia kembali masuk daftar pengawasan perdagangan Amerika karena dinilai kurang melindungi hak kekayaan intelektual. Ini ditandai banyaknya barang bajakan.
Tahun 2007 Indonesia telah masuk daftar negara yang diawasi Amerika. Sempat keluar tahun 2008, namun kembali masuk tahun 2009. Dengan berbagai kemajuan usaha tim hak intelektual untuk memberantas pembajakan, kedatangan Obama ke Indonesia bisa dimanfaatkan agar Indonesia kembali keluar dari daftar hitam tersebut.
Sejauh ini belum ada pemintaan khusus dari Amerika terkait perdagangan dengan Indonesia. Diperkirakan, dengan selalu surplusnya neraca perdagangan Indonesia-Amerika, Amerika akan dapat mempertimbangkan kelanjutan kerja sama ini.
Saat ini Amerika merupakan pasar ekspor ketiga terbesar Indonesia dengan nilai 10,5 miliar dolar Amerika tahun 2009. Sedangkan Amerika merupakan negara importir kelima terbesar dengan nilai 7 miliar dolar Amerika.(DOR)



