Indonesia Berjuang Keluar dari Pengawasan Perdagangan AS

Market Review / Ekonomi - / Kamis, 18 Maret 2010 09:53 WIB

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah akan menggunakan momentum kedatangan Presiden Amerika Serikat Barack Obama untuk dapat keluar dari "priority watch list" perdagangan Amerika.

Sejak tahun 2009 Indonesia kembali masuk daftar pengawasan perdagangan Amerika karena dinilai kurang melindungi hak kekayaan intelektual. Ini ditandai banyaknya barang bajakan.

Tahun 2007 Indonesia telah masuk daftar negara yang diawasi Amerika. Sempat keluar tahun 2008, namun kembali masuk tahun 2009. Dengan berbagai kemajuan usaha tim hak intelektual untuk memberantas pembajakan, kedatangan Obama ke Indonesia bisa dimanfaatkan agar Indonesia kembali keluar dari daftar hitam tersebut.

Sejauh ini belum ada pemintaan khusus dari Amerika terkait perdagangan dengan Indonesia. Diperkirakan, dengan selalu surplusnya neraca perdagangan Indonesia-Amerika, Amerika akan dapat mempertimbangkan kelanjutan kerja sama ini.

Saat ini Amerika merupakan pasar ekspor ketiga terbesar Indonesia dengan nilai 10,5 miliar dolar Amerika tahun 2009. Sedangkan Amerika merupakan negara importir kelima terbesar dengan nilai 7 miliar dolar Amerika.(DOR)



Bookmark and Share

KOMENTAR [0]

KIRIM KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar Anda
Kode Keamanan
 

© 2004 - 2012 MetroTVNews.com All rights reserved.
Comments & suggestions please email webmetro@metrotvnews.com
FANS INGIN BARCA REKRUT GARETH BALE DARI SPURS   *   USAI DIRAWAT AKIBAT PNEUMONIA, LEGENDA SEPAK BOLA PORTUGAL EUSEBIO DIIZINKAN PULANG   *   PRESIDEN OBAMA UCAPKAN SELAMAT TAHUN BARU PADA WARGA DUNIA   *   FERGIE KECEWA MU DIKALAHKAN BLACKBURN 2-3   *   INDONESIAN POLICE CONTINGENT IN SUDAN PRESENTED FINANCIAL ASSISTANCE TO REFUGEES IN THE DARFUR REGION   *   MICHAEL ESSIEN AKAN KEMBALI BELA CHELSEA MEDIO JANUARI 2012   *   KORBAN TEWAS AKIBAT BADAI THENE DI INDIA JADI 42 ORANG   *