Pedagang Pasar Maros Rusak Mobil Pemadam Kebakaran
Metrotvnews.com, Maros: Pedagang Pasar Maros, Sulawesi Selatan, Kamis (18/3), melampiaskan kemarahan dengan membawa satu mobil kebakaran yang diparkir di kantor DPRD setempat. Mobil ditaruh di tengah jalan dan digunakan untuk berorasi. Belum puas, mereka juga memecah kaca mobil. Ini buntut kekesalan pedagang atas terbakarnya kios dan lapak.
Pedagang kesal. Mereka mencurigai ada unsur kesengajaan, bahkan pembiaran, agar sebanyak 400 kios dan lapak di Pasar Maros ludes dilalap api. Kesan itu muncul karena tidak ada satu pun mobil pemadam kebakaran dari Dinas Kebakaran Maros yang meluncur ke lokasi. Padahal, warga sudah melaporkan kebakaran itu. Alasannya tidak masuk akal: mobil rusak.
Mobil pemadam bantuan dari Bandar Udara Sultan Hasanuddin baru datang dua jam kemudian. Itu pun setelah kios dan lapak ludes, bahkan api sudah hampir padam. Tak puas hanya merusak mobil, pedagang juga berunjuk rasa di depan kantor DPRD Maros. Mereka akhirnya berdialog dengan bupati. Pedagang meminta diberi ganti rugi. Warga menuntut kebakaran diusut. Jika mereka direlokasi, pedagang meminta agar tidak dipungut biaya lagi. Warga juga menuntut Kepala Dinas Kebakaran Maros dicopot.
Kebakaran terjadi dini hari tadi. Pedagang tidak sempat menyelamatkan barang-barang mereka karena api dengan cepat menjalar. Kios yang terbakar meliputi toko emas, barang pecah belah, dan pakaian. Api berasal dari tengah pasar. Warga curiga ada unsur kesengajaan. Penyebab kebakaran belum diketahui. Kerugian diperkirakan mencapai miliaran rupiah. Pagi ini mereka mengais-ngais sisa-sisa kebakaran yang bisa dipakai. Sejak tahun 2001, pasar ini sudah terbakar lima kali. (DOR)



